Suara.com - Bek klub Eropa Mees Hilgers, akhirnya resmi bergabung dengan Timnas Indonesia. Keputusan besar ini diambil setelah melalui pertimbangan matang, dan salah satu faktor utama yang mendasari pilihannya adalah ikatan kuat dengan keluarga besar di Indonesia.
Mees Hilgers, yang telah lama menjadi incaran program naturalisasi, mengungkapkan bahwa keluarganya di Indonesia memiliki pengaruh yang sangat besar dalam keputusan ini.
Besarnya dukungan dan antusiasme keluarga membuatnya merasa terikat dan ingin membalas kasih sayang mereka dengan cara membela tanah air leluhurnya.
"Saya memiliki keluarga besar di Indonesia. Setiap akhir pekan, saya selalu meluangkan waktu untuk berkumpul dengan mereka," kata Mees Hilgers dalam wawancara di Youtube Twente FC.
"Kami saling berbagi cerita dan menghabiskan waktu bersama. Ikatan keluarga ini sangat berarti bagi saya," ungkap Hilgers dalam wawancara terbaru.
Selain dukungan keluarga, para rekan setim Hilgers di Twente FC juga turut memberikan semangat dan dorongan positif.
Mereka meyakini bahwa membela Timnas Indonesia akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Mees Hilgers dan akan membuka banyak peluang baru dalam karier sepak bolanya.
"Rekan-rekan setim saya sangat antusias dengan keputusan saya. Mereka mengatakan bahwa ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan," kata dia.
"Kata mereka,'Mees, kau harus melakukannya. Ini pengalaman yang sangat istimewa. Kau akan mengalami banyak petualangan. Indonesia negara yang sangat besar, dengan populasi 280 juta orang. Itu sesuatu yang tidak bisa kita pahami. Jumlah penduduknya sangat banyak'," kata dia.
Baca Juga: 4 Pemain Australia yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia, No.3 Bisa Repotkan Jay Idzes
Dengan bergabungnya Mees Hilgers, diharapkan Timnas Indonesia akan semakin kuat dan mampu bersaing di level internasional.
Kehadiran pemain muda berbakat ini tentu saja menjadi angin segar bagi timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati