Suara.com - Timnas Indonesia merupakan salah satu negara yang tidak pernah kekurangan talenta pemain keturunan. Dari Jepang, ada nama Riku Matsuda dan Riki Matsuda.
Selain mengandalkan para pemain dari dalam negeri, timnas Indonesia belakangan juga mulai mengambil peluang untuk memanfaatkan talenta abroad atau diaspora.
Dari Jepang, terdapat si kembar Riku Matsuda dan Riki Matsuda. Lalu siapa mereka? Berikut profilnya.
Profil Riku dan Riki Matsuda
Riki dan Riku Matsuda, dua pemain asal Jepang berdarah Indonesia dari sang ayah yang WNI, lahir pada 24 Juli 1991 di Osaka. Keduanya kini berusia 33 tahun, namun menempuh karier yang berbeda.
Riki adalah seorang penyerang, sementara Riku bermain sebagai bek sayap kanan dan gelandang kanan.
Karier mereka berbeda signifikan. Riki lebih sering bermain di J2 League dengan 155 penampilan, dan kini membela Ehime FC di J3 League setelah dilepas Cerezo Osaka.
Riku, di sisi lain, punya karier lebih cemerlang, bermain untuk Cerezo Osaka sejak 2016 sebelum direkrut Gamba Osaka awal musim ini.
Meski besar di Jepang, Riki dan Riku belum pernah membela Samurai Biru di level internasional.
Baca Juga: Pemain Keturunan Rp260,72 M Punya Tato Garuda, Kode Ingin Bela Timnas Indonesia?
Mereka dikabarkan siap membela Timnas Indonesia jika dipanggil oleh Shin Tae-yong, khususnya untuk Kualifikasi Piala Asia 2023.
Namun, hingga kini belum ada respons dari Shin Tae-yong atau PSSI terkait kemungkinan keduanya bergabung dengan Timnas Indonesia.
Melihat usia keduanya sudah menginjak 33 tahun, sepertinya bakal sulit Riky dan Riki bisa membela Timnas Indonesia di masa mendatang.
Shin Tae-yong terkenal sebagai pelatih yang lebih mengandalkan pemain muda. Di skuad Garuda saat ini pun, pemain dengan usia tertua adalah Thom Haye (29 tahun).
Klub Riku dan Riki Matsuda saat ini
Menurut Transfermarkt, Riku Matsuda terakhir diketahui main di Gamba Osaka.
Berita Terkait
-
Kenapa Mees Hilgers Mau Dinaturalisasi? Ternyata Pemain Twente FC Bongkar Fakta Mengejutkan Tentang Indonesia Begini
-
Kapten Jay Idzes Minta Sosok 'Pemain' Ini Keluar Kandang Agar Timnas Indonesia Bisa Hancurkan Australia
-
Klasemen Grup C: Kenapa Arab Saudi di Atas Timnas Indonesia? Padahal Poin dan Selisih Gol Sama
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey