Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Kenji Vliegenthart, pemain muda keturunan calon penerus Rafael Struick di Timnas Indonesia.
Tak terhitung berapa banyak pemain keturunan Indonesia yang masih berusia muda dan berada di Eropa, terutama di negara Belanda.
Para pemain keturunan ini lahir dari pernikahan antarras yang membuatnya bisa saja membela Timnas Indonesia di kemudian hari.
Salah satunya adalah Kenji Vliegenthart. Pemain yang baru berusia 12 tahun ini merupakan pemain keturunan Indonesia yang berada di Belanda.
Dengan usianya yang masih belia, Kenji Vliegenthart bisa menjadi salah satu bintang Timnas Indonesia jika perkembangannya berjalan baik.
Lantas, seperti apa kiprah Kenji Vliegenthart di usianya yang masih amat belia ini?
Apakah dirinya bisa menjadi salah satu pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia?
Profil Kenji Vliegenthart
Kenji Vliegenthart merupakan pemain muda keturunan Indonesia yang lahir di Barendrecht, Belanda, pada 15 Juni 2012 atau saat ini berusia 12 tahun.
Baca Juga: Masih Terus Berlanjut, 2 Penggawa Garuda Saling Berebut Pemilik Gol ke Gawang Arab Saudi
Pemain muda yang akrab disapa Kenji ini memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Sumatera Utara atau dari suku Batak.
“Saya keturunan Indonesia dari ibu saya yang berasal dari Sumatera, Batak,” kata Kenji dikutip dari unggahan akun Instagram @bolavers24.
Diketahui, Kenji sendiri bermain di lini serang.
Ia bisa beroperasi sebagai gelandang serang, winger kiri, dan juga sebagai penyerang.
Karena kemampuannya itu, Kenji bisa saja menjadi peneru Rafael Struick, pemain keturunan yang bermain di posisi winger dan penyerang bagi Timnas Indonesia.
Jika melihat usianya, Kenji punya potensi menjadi penyerang top di kemudian hari.
Berita Terkait
-
Pelatih Australia Coret Striker Brutal Andalan Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Kisah Pratama Arhan, Anak Penjual Sayur Kini Jadi 'King' di Medsos dan Anak Kesayangan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Siapa Riku dan Riki Matsuda? Pemain Kembar Keturunan Jepang Bukan Kaleng-kaleng, tapi Sulit Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026