Suara.com - Penjaga gawang Australia, Mathew Ryan, mengakui bahwa Timnas Indonesia saat ini bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Kehadiran sejumlah pemain naturalisasi berdarah Indonesia-Belanda telah meningkatkan kualitas permainan skuad Garuda.
Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa malam.
Mathew Ryan menilai bahwa kekuatan teknis tinggi yang dimiliki pemain-pemain Timnas Indonesia, terutama mereka yang memiliki darah Belanda, akan menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
"Pengaruh sepak bola Belanda sangat terasa di timnas Indonesia saat ini. Mereka bermain dengan gaya modern, mengandalkan teknik individu yang tinggi, dan sangat cepat dalam transisi permainan. Ini akan menjadi ujian yang berat bagi kami," kata dia dikutip dari laman federasi sepak bola Australia.
Kekalahan Australia dari Bahrain pada laga perdana grup semakin menambah motivasi Timnas Indonesia.
Skuad Garuda, yang berhasil menahan imbang Arab Saudi, tentu akan tampil dengan semangat juang yang tinggi di hadapan pendukungnya sendiri.
"Kami sadar bahwa pertandingan melawan Indonesia tidak akan mudah," tambah Ryan.
Ryan menegaskan bahwa Australia akan berusaha bangkit dari kekalahan sebelumnya dan fokus pada permainan sendiri.
Baca Juga: Maarten Paes: Saya Gak Sabar Dengar Suporter Nyanyi Tanah Airku
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset