Suara.com - Lama tak terdengar kabar, mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla digugat ke Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).
Adalah Persib Bandung yang mengajukan gugatan kepada pelatih asal Spanyol tersebut.
Dari laman resmi CAS yang diunggah jurnalis Aun Rahman melalui akun X , Persib mengajukan gugatan kepada Luis Milla dengan nomor pengaduan CAS 2024/A/10507.
"Hearing di Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (09/09) melibatkan klub Indonesia, Persib. Kasusnya: Persib v Luis Milla," tulis jurnalis Aun Rahman di akun X pribadinya.
Dia menjelaskan, dalam posisi ini Persib Bandung bertindak sebagai penggugat.
"Berdasarkan pertanyaan ke pihak klub, ini terjadi musim lalu karena ada dugaan Coach Milla melakukan breach of contract," tambahnya.
Luis Milla ditunjuk sebagai pelatih Persib Bandung pada 22 Agustus 2022, saat pertengahan kompetisi BRI Liga 1 2022-2023.
Selama menahkodai Persib Bandung, Luis Milla telah menjalani 33 pertandingan dengan catatan memukau.
Dari 33 pertandingan tersebut, Luis Milla mampu membawa Persib Bandung menang 19 kali, kalah 8 kali, dan seri 6 kali.
Baca Juga: Prediksi Media Inggris: Timnas Indonesia Dibantai Australia 0-3
Luis Milla juga menjadi satu di antara sekian banyak pelatih dengan catatan poin per match (PPM) tertinggi di antara pelatih BRI Liga 1 lainnya pada musim tersebut yakni 2,04.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan