Suara.com - Timnas Indonesia kini memiliki alternatif baru untuk mengatasi masalah di lini depan dalam sosok Mauro Zijlstra.
Mauro Zijlstra merupakan pemain diaspora Indonesia yang kini berlaga di Belanda bersama Volendam U-21.
Teranyar, Mauro Zijlstra mengaku tengah mengurus proses naturalisasi bersama PSSI. Meski belum diketahui kapan bisa rampung, dia mengisyaratkan siap membela Timnas Indonesia.
Dengan kualitas dan statistik yang menjanjikan, Mauro bisa membantu memecahkan dua masalah utama timnas Indonesia.
1. Masalah Finishing Cetak Gol
Mauro Zijlstra, dengan tinggi 188 cm, sangat layak diandalkan sebagai striker utama.
Menyitat Transfermarkt, Mauro telah tampil dua kali di U-21 Divisie 2 Fall 2024/2025. Dalam periode tersebut, dia mengemas dua gol dan satu assist.
Dengan postur jangkung, kemampuan dribel yang baik, tembakan akurat, dan keahlian mencari posisi, Mauro akan menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
2. Masalah Mental Lini Depan
Baca Juga: 3 Pemain Abroad Timnas Indonesia dengan Performance Ganas Pekan Ini
Selain kemampuan teknis, Mauro juga memiliki mental yang kuat dan berani mengambil risiko.
Keberanian ini terlihat dari keputusan kariernya, seperti meninggalkan NEC Nijmegen untuk bergabung dengan Volendam demi peluang debut di tim senior.
Saat ketinggalan, mentalitas lini depan terkadang diperlukan dan Mauro punya hal tersebut yang bisa membuat timnas Indonesia makin kuat.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan