Suara.com - Selama bertugas mengasuh Timnas Indonesia, kesuksesan Shin Tae-yong membawa anak asuhnya menang turut berdampak pada sejumlah pelatih yang harus kehilangan pekerjaannya.
Ada beberapa nama pelatih yang harus mengalami pemecatan atau mengundurkan diri setelah mengalami hasil negatif melawan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong, baik di level senior maupun usia muda.
Berikut Suara.com menyajikan daftar sembilan pelatih yang harus kehilangan pekerjaannya setelah menghadapi Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.
1. Damiën Hertog
Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) pernah mendepak Damien Hertog. Penyebabnya, Timnas Arab Saudi U-19 harus bermain imbang 3-3 melawan Timnas Indonesia U-19 asuhan STY pada sebuah turnamen di Kroasia pada 2020.
2. Akira Nishino
Hasil imbang yang diraih Timnas Thailand saat berjumpa Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga membuat pelatih asal Jepang, Akira Nishino, kehilangan pekerjaan.
3. Tan Cheng Hoe
Aksi pembantaian yang dilakukan Timnas Indonesia atas Malaysia pada Piala AFF 2020 juga sempat membuat pelatihnya, Tan Cheng Hoe, dipecat oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Kala itu, skuad Garuda bisa menang 4-1 atas Harimau Malaya.
4. Tatsuma Yoshida
Baca Juga: Media Vietnam Cemas Ranking FIFA Timnas Indonesia Segera Susul Golden Star Warriors
Pelatih Timnas Singapura, Tatsuma Yoshida, juga harus kehilangan pekerjaan setelah anak asuhnya kalah dengan agregat 3-5 dari Timnas Indonesia pada semifinal Piala AFF 2020.
5. Vítzslav Lavika
Pelatih Timnas Kuwait, Vítzslav Lavika, mengalami hasil serupa setelah kalah 1-2 dari Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia 2023. Pasalnya, hasil ini membuat mereka gagal lolos ke putaran final.
6. inh Th Nam (U19)
Kesuksesan Timnas Indonesia U-20 asuhan Shin Tae-yong menumbangkan Vietnam U-20 pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 membuat pelatihnya, Dinh The Nam, harus mengakhiri pekerjaannya.
7. Philippe Troussier
Berita Terkait
-
Media Vietnam Cemas Ranking FIFA Timnas Indonesia Segera Susul Golden Star Warriors
-
Timnas Indonesia Keduluan, Pemain Keturunan Kebumen Dapat Panggilan Jerman
-
Jens Raven Diprediksi Jadi Tumpuan Utama Timnas Indonesia U-20 di Lini Depan
-
Momen Asnawi Mangkualam dan Dimas Drajad Tukar Jersey, Meski Sempat Ribut di Pertandingan
-
Asnawi Mangkualam, dan Sikap Profesionalnya yang Tak Pandang Bulu di Lapangan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali