Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI buntut aksinya dalam pertandinan Borneo FC vs PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2024).
Kiper asal Kediri itu melakukan pelanggaran di kotak penalti. Ia dengan sengaja menghalau bola menggunakan tangan di luar zonanya.
Pada laga itu, Nadeo Argawinata sejatinya sudah mendapatkan kartu merah. Namun, ia tetap mendapatkan sanksi tambahan dari Komdis PSSI.
Nadeo Argawinata digaanjaar hukuman denda sebesar Rp10 juta. Kemudian, ia turut mendapatkan larangan bertanding sebanyak satu pertandingan.
Sebenarnya, ada aksi yang lebih disorot netizen dibanding kartu merah Nadeo Argawinata, tetapi gesture-nya saat mengejek bench PSS Sleman.
Ketika meninggalkan lapangan, Nadeo Argawinata terpancing emosi dan memberikan gesture minus tiga ke bench PSS Sleman yang mendapatkan sanksi pengurangan tiga poin.
Namun, aksi itu tampaknya tidak menjadi soal bagi Komdis PSSI, sehingga hanya aksi pelanggarannya yang diberikan hukuman.
Berita Terkait
-
Kian Gacor, 3 Pemain Berlabel Timnas Indonesia Ini Layak Starter saat Jumpa Bahrain
-
Siapa Tiago William Torres Lay? Pemain Keturunan yang Resmi Perkuat Timor Leste
-
Harga Pasar Tristan Schenkhuizen, Minat Bela Timnas Indonesia dan Baru Debut di Eredivisie Belanda
-
Cek Fakta: Komentar Pedas Messi untuk Australia 'Indonesia yang Akan Menang'
-
Sadis! Daftar 7 Pemain yang Dicoret Indra Sjafri, Ada Striker Andalan hingga Gelandang Keturunan Brasil
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil