Suara.com - Dua pemain keturunan, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). PSSI pun menyinggung soal potensi taktik baru pelatih Shin Tae-yong.
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders resmi menjadi WNI setelah menjalani sumpah perwarganegaraan di Kedutaan Besar Indonesia di Brussels, Belgia, pada Senin (30/9/2024) malam WIB.
Sumpah perwarganegaraan merupakan tahap terakhir dalam proses naturalisasi yang membuat kedua pemain kini sah berstatus WNI.
Selepas ini, Mees dan Eliano masih harus mengurus perubahan asosiasi/federasi dari KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia) di FIFA.
Selepas itu, dua pemain berusia 23 tahun ini akan sah dan memenuhi syarat untuk segera membela Timnas Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung percepatan sumpah WNI Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.
Erick mengakui kualitas dan tenaga kedua pemain sangat dibutuhkan Timnas Indonesia saat bertandang ke markas Bahrain dan China dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 10 dan 15 Oktober mendatang.
"Saya berterima kasih kepada semua pihak, mulai dari Presiden Jokowi, Komisi III dan X DPR, Dirjen AHU dan Dirjen Imigrasi, serta Dukcapil DKI Jakarta yang memungkinkan percepatan sumpah WNI dua pemain naturalisasi kita, Mees dan Eliano," kata Erick Thohir dalam keterangannya, dikutip Suara.com pada Senin (30/9/2024).
"Mengapa harus dilakukan di Brussel? Karena kedua pemain itu tidak punya jeda waktu jika pengambilan sumpah harus di Indonesia, sementara kami berharap keduanya sudah bisa bermain saat Timnas berlaga melawan Bahrain dan Cina, Oktober nanti. Ini kerjasama semua pihak, dan saya bangga karena semua bekerja demi Indonesia," tambahnya.
Lebih jauh, Erick Thohir meyakini kehadiran Mees Hilgers selaku bek andalan FC Twente dan Eliano Reijnders yang merupakan pemain serba bisa milik PEC Zwolle bakal menambah kedalam skuad sekaligus opsi taktik untuk pelatih Shin Tae-yong.
"Saya optimistis, coach Shin akan punya strategi dan game plan baru dengan kehadiran dua pemain yang merupakan andalan di klubnya masing-masing," kata Erick Thohir.
Pengambilan sumpah WNI Mees dan Eliano dihadiri perwakilan Kemenkumham, Dirjen AHU (Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum) Cahyo Rahadian Muzhar, yang disaksikan Dubes RI untuk Belgia dan Uni Eropa, Andri Hadi, serta anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan