Suara.com - Tiga rival Timnas Indonesia terseok-seok di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, satu di antaranya sudah dipastikan tersingkir, dua lainnya berada di ujung tanduk.
Di saat Timnas Indonesia U-20 berpeluang besar melenggang ke putaran final Piala Asia U-20 2025, tiga rival tengah dihadapkan masalah besar.
Timnas Indonesia U-20 tergabung di Grup F, bersama Yaman, Timor Leste dan Maladewa, berhasil mengoleksi 6 poin hasil dua kemenangan.
Skuad asuhan Indra Sjafri hanya perlu memastikan kemenangan atas Yaman di pertandingan terakhir sebelum masuk putaran final di China.
Sementara itu, tiga rival Timnas Indonesia justru terseok-seok dan tengah berada di ujung tanduk jika tak meraih kemenangan di laga terakhir.
Satu di antaranya bahkan sudah dipastikan tersingkir usai menuai hasil minor dalam lanjutan fase grup Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Sementara dua lainnya, harus susah payah menghadapi lawan kuat di pertandingan terakhir babak penyisihan grup, siapa saja? berikut di antaranya.
1. Malaysia
Timnas Malaysia U-20 dipastikan tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 usai menelan kekalahan di matchday ketiga dari Tajikistan.
Baca Juga: Pelatih Vietnam Ungkap Biang Kerok Timnya Gagal Lolos Piala Asia U-20 2025
Raihan 4 poin maksimal dalam bersaing memperebutkan tiket runner-up terbaik, meski masih menyisakan satu pertandingan terakhir melawan Sri Lanka.
Namun hasil pertandingan di laga tersebut tidak akan masuk akumulasi poin perebutan runner-up terbaik karena status Sri Lanka menghuni dasar klasemen.
2. Vietnam
Timnas Vietnam U-20 boleh saja membantai dua lawannya dan berhasil mengoleksi 6 poin, namun Suriah lebih mengerikan.
Kemenangan 10-1 atas Guam di laga kedua fase grup membuat Suriah nyaman di puncak klasemen sementara Grup A dengan selisih gol +14.
Sementara Vietnam memiliki selisih gol +11, sedangkan di laga terakhir mereka harus bersua Suriah dan wajib memetik kemenangan.
Jika kalah, maka dipastikan Vietnam gagal lolos, jika imbang, kemungkinan lolos masih ada dengan torehan 7 poin.
Kontributor: Eko
Tag
Berita Terkait
-
Pelatih Vietnam Ungkap Biang Kerok Timnya Gagal Lolos Piala Asia U-20 2025
-
Ketika Batik Jadi Simbol Perselisihan Budaya Antara Indonesia dan Malaysia
-
Statistik Mentereng 3 Pemain Timnas Indonesia di Laga Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 Lawan Yaman
-
Gagal Lolos Piala Asia U-20 2025, Media Vietnam Simpan Kekhawatiran Besar
-
Isinya Parah Banget, Timnas Vietnam Kena Roasting Media Lokal Sendiri karena Gagal ke Piala Asia U-20
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung