Suara.com - Kegagalan timnas Vietnam untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2025 menjadi topik hangat di media lokal. Kekalahan tipis dari Suriah pada laga terakhir babak kualifikasi membuat mimpi Golden Star U-20 untuk tampil di ajang bergengsi tersebut harus pupus.
Media Vietnam, Soha, menyoroti bagaimana skenario yang kurang menguntungkan membuat Vietnam harus rela tersingkir.
Padahal, sebelumnya, Vietnam sempat mengumpulkan poin penuh dari beberapa pertandingan.
Namun, aturan kompetisi yang unik membuat beberapa hasil pertandingan tidak diperhitungkan, termasuk kemenangan telak atas Bhutan.
"Ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2008, timnas U-20 Vietnam gagal lolos ke Piala Asia U-20," tulis Soha dalam laporannya.
Sementara itu, keberhasilan timnas Indonesia lolos ke putaran final tidak luput dari perhatian media Vietnam.
Soha memuji dominasi permainan Garuda Nusantara, meskipun harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Yaman pada laga terakhir.
"Tim tuan rumah, Indonesia, langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Namun, Yaman juga menunjukkan pertahanan yang solid," tulis Soha.
Gol cepat Jens Kjaer Horneby sempat membawa Indonesia unggul, namun Yaman berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir.
Baca Juga: Lolos Piala Asia U-20 2025, Buktikan Indonesia dan Thailand Raja Baru ASEAN
Hasil imbang ini sudah cukup untuk membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2025 sebagai juara grup.
Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan