Suara.com - Bek FC Copenhagen, Kevin Diks kembali santer dikabarkan akan membela Timnas Indonesia. Isu tersebut muncul setelah seorang seniman Indonesia, Zulham Subari mengunggah tangkapan layar percakapannya dengan pemain 27 tahun tersebut.
Zulham yang diketahui mengidolai Kevin Diks sebelumnya mengirimkn pesan kepada sang pemain setelah menggambar wajahnya.
Ternyata Kevin Diks membalas pesan tersebut dan memuji karya Zulham. Terlihat dalam pesan tersebut jika sang pemain mengaku ingin ke Jakarta. "Saya berharap bisa ke Jakarta segera. Jadi Anda tidak perlu mengirimnya," tulis Diks dikutip.
Unggahan tersebut dengan cepat menimbulkan spekulasi mengenai merapatnya eks bek Fiorentina itu ke Timnas Indonesia.
Jika itu terjadi, maka lini belakang Timnas Indonesia akan semakin mewah. Sebelumnya, sejumlah nama seperti Jay Idzes, Jordi Amat, Elkan Baggot, dan terbaru Mees Hilgers telah menjadi bagian dari tim Garuda.
Jay Idzes bahkan telah didapuk mengenakan ban kapten dalam dua pertandingan terakhir Timnas Indonesia.
Harga Pasar Jay Idzes
Bek 24 tahun itu telah mengemas 5 caps bersama Timnas Indonesia dengan mengemas satu gol yang dicetak saat menghadapi Vietnam.
Jay Idzes saat ini bermain untuk klub Italia Venezia. Dia menjadi pemain Indonesia pertama yang berlaga di Serie A. Menyitat laman Transfermarkt, bek dengan tinggi 1,90 meter itu memiliki nilai pasar Rp43,45 miliar.
Baca Juga: Hati-hati Hadapi Bahrain, 11 Pemain Timnas Indonesia Bisa Absen Lawan China
Harga Pasar Kevin Diks
Pemilik nama lengkap Kevin Diks Bakarbessy saat ini bermain untuk FC Copenhagen. Tahun ini merupakan musim ketiganya bersama klub Denmark itu.
Pemain dengan tinggi 1,86 meter itu nyaris tidak tergantikan di FC Copenhagen. Selain sebagai bek tengah, dia juga dapat di posisikan menjadi bek sayap.
Kevin Diks saat ini memiliki nilai pasar di kisaran Rp69,53 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey