Suara.com - Salah satu pemain keturunan Indonesia di Belanda kasih kode ingin bela tim Merah Putih. Pemain ini diketahui punya darah Sungkai Banjar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Ialah Liam Otmar Irvan Oetoehganal atau Liam Oetoehganal pemain yang dimaksud. Liam diketahui punya nenek dari ayah yang berasal dari Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, Kalsel.
Tak hanya berdarah Kalsel, Liam juga punya ibu yang berasal Suriname. Menurut sang ayah, kakek dan nenek Liam juga berasal dari Jawa.
Liam Oetoehganal saat ini bermain untuk klub Eeerste Divisie, Excelsior Rotterdam. Sebelumnya ia bermain di klub Belgia, Beerschot VA.
Liam berposisi sebagai gelandang tengah dan musim ini telah dimainkan sebanyak 2 pertandingan oleh Excelsior.
Posisinya mirip-mirip dengan Ivar Jenner ataupun Thom Haye. Namun Liam juga bisa di-plot sebagai full back kanan.
Di akun Instagram miliknya, Liam diketahui sudah mengikuti akun resmi PSSI, seolah jadi kode untuknya ingin bisa membela tanah leluhur.
Liam yang masih berusia 20 tahun bisa jadi opsi bagus untuk membangun tim di masa depan. Ia terbilang cukup berpengalaman karena sempat bermain di klub Feyenoord U-17.
Dikutip data dari Transfermarkt, Liam memainkan 20 pertandingan di tim U-20 Feyenoord dan mencetak 1 gol. Di Feyenoord U-18, Liam satu tim dengan pemain keturunan Indonesia lainnya, Paris Elmensdorp.
Baca Juga: Jejak Kriminal Ayah Striker 190 Cm Berdarah Semarang yang Dirumorkan Dinaturalisasi
Menarik untuk melihat apakah PSSI tertarik untuk melakukan naturalisasi kepada Liam Oetoehganal.
Berita Terkait
-
Jejak Kriminal Ayah Striker 190 Cm Berdarah Semarang yang Dirumorkan Dinaturalisasi
-
3 Bek Dunia yang Bisa Jadi Tandem Mees Hilgers
-
Perwakilan KNVB Bikin Heboh usai Lempar Kode Soal Ole Romeny, Gabung Timnas Indonesia?
-
Resmi! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-23 ke Kualifikasi Piala Asia U-17 2025
-
Akhirnya! Shin Tae-yong Jawab Alasan Ubah Susunan Pemain Timnas Indonesia Lawan China
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi