Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berharap Kevin Diks bisa membela skuat Garuda pada November 2024, ketika menjamu Jepang dan Arab Saudi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kevin Diks menjadi pemain diaspora terkini yang sedang diincar PSSI untuk dapat segera mendapat kewarganegaraan Indonesia.
Namun, mengingat adanya transisi pemerintahan, kemungkinan proses naturalisasi Diks tidak dapat berjalan dengan cepat. Sehingga harapan Shin Tae-yong bisa saja sulit terwujud.
“Kevin Diks bisa bermain di November atau tidak itu, saya tidak bisa putuskan dan tidak tahu juga karena itu ada urusan administrasi, jadi saya tidak mengerti," ujar Shin Tae-yong.
"Tapi secara pribadi, saya berharap Kevin Diks bisa bermain pada November nanti,” imbuhnya.
Timnas Indonesia berada di posisi kelima klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan koleksi tiga poin dari empat laga.
Melawan Jepang dan Arab Saudi di kandang, skuat Garuda diharapkan minimal bisa mengantongi dua poin alias memetik hasil imbang.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Bagikan Kabar Buruk Jelang Timnas Indonesia Lawan Jepang
-
Rekor Superior Jay Idzes di Timnas Indonesia Berakhir
-
Skill Lucas Lee, Penggawa Timnas Indonesia U-17: Tendangan Cannon Ball Ala Ronald Koeman
-
Pemain Jawa-Kalimantan di Belanda Kasih Kode Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Jejak Kriminal Ayah Striker 190 Cm Berdarah Semarang yang Dirumorkan Dinaturalisasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan