Suara.com - Nama Miliano Jonathans tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Pemain muda berbakat yang kini berseragam Vitesse Arnhem ini dikabarkan akan segera dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Kabar ketertarikan PSSI terhadap Miliano Jonathans pertama kali mencuat setelah sang pelatih, Shin Tae-yong, dikabarkan telah menjalin komunikasi langsung dengan pemain berusia 20 tahun tersebut.
Keputusan untuk menaturalisasi Miliano dinilai sangat tepat, mengingat lini depan Timnas Indonesia saat ini masih membutuhkan sosok penyerang yang tajam dan kreatif.
Miliano Jonathans sendiri memiliki darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya.
Nenek dari ayahnya diketahui berasal dari Depok, Jawa Barat. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi PSSI dalam proses naturalisasi.
Performa gemilang Miliano bersama Vitesse di Liga 2 Belanda semakin menguatkan alasan mengapa ia layak untuk diperhitungkan.
Dengan catatan 6 gol dan 2 assist dari 10 pertandingan, Miliano berhasil membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain muda paling potensial di Negeri Kincir Angin.
Ketajaman Miliano di depan gawang bahkan membuatnya bersaing ketat dengan Zakaria Eddahchouri dari Telstar dalam perebutan gelar top skor Liga 2 Belanda musim ini.
Potensi besar yang dimiliki Miliano membuat beberapa klub Eropa lainnya juga mulai meliriknya, termasuk timnas Belanda U-21.
Baca Juga: Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos Piala Asia U-17 2025, Apa Saja Tantangannya?
Profil Singkat Miliano Jonathans:
Nama Lengkap: Miliano Jonathans
Tempat, Tanggal Lahir: Arnhem, Belanda, 5 April 2004
Usia: 20 Tahun
Tinggi Badan: 178 cm
Posisi: Winger, Gelandang Serang
Klub: Vitesse Arnhem
Dengan potensi dan prestasi yang telah ditorehkan, Miliano Jonathans diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting Timnas Indonesia di masa depan. Kehadirannya di skuad Garuda dipastikan akan menambah daya gedor lini depan dan memberikan warna baru bagi sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono