Suara.com - Pemain keturunan milik Leeds United, Pascal Struick melempar kode terkait isu dirinya terbuka untuk dinaturalisasi sebagai warga negara Indonesia (WNI).
Bek tengah berusia 25 tahun ini melempar kode dengan saling berbalas pesan berbau Timnas Indonesia kepada rekannya di Leeds, Joel Piroe.
Pascal Struijk membubuhkan komentar di unggahan Joel Piroe dengan menuliskan "penyerang Indonesia".
Sementara Piroe membalas aksi Struijk dengan menuliskan "Indonesia is calling" dalam salah satu unggahan pemain kelahiran 11 Agustus 1999 itu.
Andai Pascal Struijk memang tertarik dinaturalisasi, maka kehadirannya dipastikan bakal mengancam beberapa pemain yang saat ini kerap dipanggil ke Timnas Indonesia.
Struijk, selain fasih bermain sebagai bek tengah, diketahui juga bisa mengisi pos bek sayap kiri serta gelandang bertahan.
Berikut dua pemain abroad dan satu penggawa lokal Timnas Indonesia yang posisinya terancam andai Pascal Struijk dinaturalisasi:
1. Pratama Arhan
Pemain FC Suwon itu kini harus bersaing dengan Nathan Tjoe-A-On dan Calvin Verdonk di posisinya.
Baca Juga: Terlupakan Oleh Shin Tae-yong, Comeback Elkan Baggott Diungkap Sang Pelatih
Jika Struijk jadi dinaturalisasi, persaingan di pos lini belajang akan semakin sengit di mana Arhan jadi sosok yang kemungkinan akan terpinggirkan.
Struijk, yang punya kaki terkuat kiri, jelas jadi kandidat untuk tampil di pos bek kiri tengah dalam formasi 3-4-3 kegemaran Shin Tae-yong.
Situasi itu akan membuat Calvin Verdonk bakal fokus bersaing di pos bek sayap kiri bersama Shayne Pattynama dan Nathan Tjoe-A-On.
Situasi itu membuat Pratama Arhan bakal makin mendapat persaingan sengit. Jika tetap dipanggil pun, sang pemain diyakini hanya akan jadi pelapis.
2. Jordi Amat
Posisi pemain Johor Darul Tazim ini paling terancam oleh Struijk, mengingat penampilan Amat di Timnas Indonesia belum memuaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi