Suara.com - Selebgram asal Bahrain, Noaimi, tampaknya sudah harus mulai diabaikan oleh publik Indonesia menyusul beberapa pernyataan bohongnya yang belakangan ini beredar di media sosial.
Noaimi menjadi salah satu selebgram Bahrain yang tengah menunggangi isu Timnas Indonesia vs Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia hanya untuk kepentingan engagement semata.
Sebelumnya, Noaimi mengabarkan bahwa dirinya telah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta via Instagram Stories pribadinya. Orang Bahrain itu mengaku memang akan datang ke Indonesia usai ditantang netizen. Apalagi ia menjadi sorotan karena menghina lagu kebangsaan.
Banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa kedatangan Noaimi ke Indonesia adalah akal-akalan Bahrain yang ingin memindahkan venue pertandingan menghadapi anak asuh Shin Tae-yong pada 25 Maret 2025.
Berikut Suara.com menyajikan tiga alasan yang membuat masyarakat Indonesia perlu mengabaikan Noaimi yang mencari-cari panggung di tengah konflik Timnas Indonesia vs Bahrain.
1. Hanya Mencari Panggung
Salah satu alasan yang membuat masyarakat Indonesia harus segera mengabaikan keberadaan Noaimi ialah alasan sang selebgram itu yang terlihat gembar-gembor ingin datang ke Indonesia.
Sebab, ini menjadi cara Noaimi untuk mendulang engagement sebesar-besarnya dari netizen Indonesia yang terlihat kesal dengan ulah selebgram,
Hal semacam ini memang cukup masuk akal karena Noaimi bisa mendapatkan perhatian besar dari netizen Indonesia dan memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi sebagai selebgram yang butuh engagement.
Baca Juga: Profil Lathi Al Qallaf, Pemain Timnas Kuwait U-17 yang Berkumis Tebal, Curi Umur?
2. Habiskan Energi
Alasan yang tak kalah penting dari perhatian publik yang tercurahkan kepada sosok Noaimi ini ialah besarnya energi yang dihabiskan untuk menanggapi orang tak penting di dunia ini.
Sebab, selebgram Bahrain itu sama sekali tak ada kaitannya dengan kemajuan sepak bola Indonesia. Dia hanya memperkeruh suasana, sehingga membuat publik kehilangan fokus.
Yang paling penting saat ini ialah memberikan dukungan penuh kepada skuad asuhan Shin Tae-yong agar bisa meraih hasil positif pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
3. Jadi Jebakan
Faktor yang harus diantisipasi dari masyarakat Indonesia dari Noaimi ialah dugaan yang menyebut bahwa dia hanya ingin memancing amarah netizen di media sosial.
Sebab, dengan aksi kontroversialnya yang memancing-mancing netizen, kemarahan dari publik bisa menghasilkan ancaman-ancaman berlebihan yang muncul di media sosial.
Hal ini dikhawatirkan bisa menjadi senjata bagi Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) untuk kembali meminta AFC memindah laga Timnas Indonesia vs Bahrain karena alasan keamanan.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Profil Lathi Al Qallaf, Pemain Timnas Kuwait U-17 yang Berkumis Tebal, Curi Umur?
-
AFC Panggil Wasit Ahmed Al Kaf, Deteksi Kecurangan yang Rugikan Indonesia?
-
Kualifikasi Piala Asia U-17: Tajikistan Pesta 33 Gol, Australia Menang 19-0, Indonesia Cuma 1-0
-
Tekuk Kuwait 0-1, Bagaimana Peluang Lolos Timnas Indonesia U-17?
-
AFC Tuduh Ahmed Al Kaf Bikin Kesalahan Serius di Laga Bahrain vs Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil