Suara.com - PSSI dikabarkan akan keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Hal ini menyusul tudingan AFC curang saat Timnas Indonesia melawan Bahrain.
Namun Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI, secara tegas membantah rumor mengenai rencana federasi untuk hengkang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Desakan dari sebagian besar penggemar sepak bola Indonesia agar PSSI berpindah ke konfederasi lain semakin menguat setelah hasil imbang mengecewakan Timnas Indonesia melawan Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keputusan wasit Ahmed Al Kaf dalam memberikan tambahan waktu yang cukup panjang pada akhir pertandingan memicu kecaman dari para pendukung Tim Garuda.
Namun, Yunus menegaskan bahwa PSSI akan tetap berpegang pada sikap objektif dalam menghadapi situasi ini.
"Kami belum berpikir ke sana, PSSI secara objektif akan melihat," ujar Yunus dalam pernyataan persnya Jumat kemarin.
PSSI menilai bahwa permintaan Bahrain kepada FIFA untuk memindahkan jadwal pertandingan merupakan hal yang wajar dalam dunia sepak bola.
Namun, federasi sepak bola dunia tersebut tidak akan serta-merta mengabulkan permintaan tersebut.
FIFA, menurut Yunus, akan selalu bertindak bijaksana dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul.
Baca Juga: Siapa Ilyaas Lesteluhu? Bocah Tulehu Incaran Ajax dan PSV, Ibu dari Maroko
"Karena kami yakin FIFA tidak segampang itu untuk mengakomodir apalagi menyetujui," tambah Yunus.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa PSSI tetap berkomitmen untuk menjadi bagian dari AFC.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kepentingan jangka panjang perkembangan sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anak Tak Menoleh Saat Dipanggil, Kapan Orang Tua Perlu Curiga Gangguan Pendengaran?
-
5 Lipstik Nude untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Akhir Matte hingga Satin
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Dede Yusuf Ungkap 'Lingkaran Setan' Korupsi Kepala Daerah
-
Kesepakatan Dagang RI-AS Digugat, Todung Mulya Lubis Sebut Peran Kemlu Kini Sangat Minim
-
Kepercayaan Igor Tolic Dibayar Tuntas, Pemain Muda Persib Tampil Tanpa Rasa Takut
-
Jakarta Target Stop Open Dumping di Bantargebang, Bisakah Target 2029 Tercapai?
-
Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026, Sasar Industri Pariwisata
-
5 Cara Memilih Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering, Wajah Tetap Lembap dan Tidak Ketarik
-
Pakai Logo dan Jadwal Asli, Begini Modus Penipu Tiket Whoosh Kuras Rekening Korban
-
Presiden Prabowo Apresiasi Rekrutmen IPDN, Cerminan Kesetaraan Kesempatan Bagi Putra-Putri Bangsa