Suara.com - Potensi pemain keturunan Indonesia untuk memperkuat tim Merah Putih di masa depan masih cukup terbuka lebar. Salah satu talenta muda yang bisa dipantau oleh pihak PSSI ialah Ilyaas Lesteluhu.
Siapa Ilyaas Lesteluhu? Ia adalah pemain berusia 15 tahun kelahiran Rotterdam, Belanda. Saat ini ia tercatat menjadi bagian dari klub Spartaan 20.
Ilyaas berposisi sebagai pemain sayap. Pemain bernama lengkap Ilyaas Saifullah Lesteluhu itu kerap dimainkan sebagai full back kanan, namun juga bisa di-plot sebagai gelandang jangkar.
Pemain dengan kaki kanan terkuat itu memiliki tinggi badan 168 cm dengan berat kurang lebih 57 kilogram. Sebagai pemain yang bergerak di sektor sayap, Ilyaas terbilang sangat lincah dan agresif.
Pada video yang diunggahan akun Instagram @ahmad.reza_85, skill Ilyaas saat mengolah kulit bundar dari sisi sayap membuat pemain lawan kocar-kacir.
Sebagai pemain 15 tahun, Ilyaas termasuk tipikal pemain yang bisa membaca visi permainan. Kapan harus cut inside, dan kapan harus memberikan umpan matang ke pemain depan.
Bakat Ilyaas terbilang natural, apalagi diketahui bahwa ayahnya berasal dari Tulehu, wilayah di Maluku yang dikenal dengan sebutan Kampung Sepak Bola.
Sementara sang ibu diketahui berasal dari Maroko, negara di Afrika Utara yang sempat membuat kejutan di Piala Dunia 2022 dengan meraih juara keempat.
"Tapi sayang Ilyaas tidak memiliki paspor Indonesia. Ilyaas Fasih dan lancar menggunakan bahasa Indonesia. Ilyaas banyak memiliki saudara di Tulehu. Ilyaas sangat mau membela Indonesia dan bersedia di naturalisasi jika Indonesia berminat," tulis informasi yang disampaikan akun ahmad.reza_85 yang bersumber dari wawancara @ikyawan7
Selain itu, meski masih berusia 15 tahun, Ilyaas dikabarkan tengah dipantau oleh sejumlah klub raksasa Belanda dari Ajax, Feyenoord dan PSV.
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026