Suara.com - Timnas Indonesia harus gigit jari karena bakal kehilangan kesempatan untuk diperkuat pemain keturunan yang potensial, yakni Ryan Flamingo.
Sebelumnya Ryan Flamingo dilaporkan media Belanda berpotensi untuk pindah membela timnas Indonesia atau Suriname.
"Bek PSV Eindhoven Ryan Flamingo masih bisa memilih karier internasional antara Indonesia dan Suriname. Dalam #DoneDeal, @dendenzl membahas potensi penguatan Timnas Indonesia bersama @jensraven9 dan @larsteunissen_,” tulis laporan media Belanda VoetbalPrimeur.
Akan tetapi, dari pernyataan Yussa Nugraha belum lama ini disebutkan bahwa Ryan Flamingo sudah generasi ketika dalam garis keturunan Indonesia.
Informasi yang aku dapat dari Ryan Flamingo itu dia keturunan Jawa Suriname dan itu pun dari pihak buyut," ucap Yussa Nugraha dikutip dari Youtube pribadinya.
Merujuk aturan FIFA, pemain yang bisa beralih federasi adalah yang memiliki darah keturunan maksimal dari kakek atau neneknya.
Jadi, menurut aturan FIFA Ryan Flamingo tidak eligible karena darah keturunannya adalah dari buyutnya.
Andai pemain PSV Eindhoven tetap mau, maka ia perlu tinggal di Indonesia selama lima tahun. Cara ini dilakukan oleh beberapa nama seperti Cristian Gonzales hingga Marc Klok.
"Jadi kalaupun Ryan Flamingo bisa buat bermain untuk timnas Indonesia, dia harus menunggu sekitar dua sampai lima tahun," ujar Yussa.
Baca Juga: Dulu Acuhkan Shin Tae-yong, Eks Pemain Feyenoord Kini Ngebet Ingin Bela Timnas Indonesia
"Kalau enggak salah untuk bisa bermain buat timnas Indonesia, karena sekarang dia sudah bermain untuk timnas Belanda U-21, dan dia sudah banyak capsnya bersama Timnas Belanda U-21. Jadi untuk dia bisa bermain buat timnas Indonesia harus menunggu dua sampai lima tahun," sambungnya.
Sementara itu, Ryan Flamingo saat ini adalah pemain PSV Eindhoven. Menjadi andalan di usianya yang masih 21 tahun, membuatnya punya nilai pasar tinggi sebesar Rp208,58 miliar.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Tiba-tiba Absen Bela Venezia, Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia?
-
Shin Tae-yong Andalkan Pengalamannya untuk Lawan Jepang: Saya Tahu Cara Hadapi Mereka
-
Vietnam Bisa Tambah Kuat, Jebolan Barcelona Ambil Langkah untuk Jalani Naturalisasi
-
Eks Timnas Belanda Kagum dengan Mees Hilgers: Waktunya Pindah ke Klub Besar
-
Shin Tae-yong: Timnas Indonesia Akan Kalahkan Arab Saudi!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim