Suara.com - Timnas U-20 Indonesia mempersiapkan Piala Asia U-20 2025 dengan melakukan TC jangka panjang.
Fase pertama berlangsung di Bali dari 27 Oktober hingga 3 November, dilanjutkan ke Jepang dari 4 hingga 23 November.
Setelah itu, tim akan kembali ke Bali hingga libur Natal pada 25 Desember. Piala Asia U-20 dijadwalkan pada 6-23 Februari 2025, dengan drawing pada 17 November.
Indra Sjafri menyebutkan bahwa 30 pemain akan berangkat, dan Jens Raven akan bergabung di Jepang.
Indra Sjafri menyatakan bahwa pemain Liga 1 yang dibutuhkan klub akan mendapatkan dispensasi untuk keluar-masuk TC.
Setidaknya ada tujuh pemain utama yang diizinkan, termasuk Kadek Arel (Bali United), Dony Tri Pamungkas (Persija), Sulthan Zaky (PSM Makassar), Arkhan Kaka (Persis Solo), Riski Afrisal (Madura United), Meshaal Hamzah (PSBS Biak), dan Alfharezzi Buffon (Borneo FC).
Pemain lain, seperti Iqbal Gwijangge (Barito Putera), Rahmat Syawal (PSIS Semarang), Tony Firmansyah (Persebaya Surabaya), dan Rizdjar Nurviat (Borneo FC), kecil kemungkinannya mendapatkan dispensasi.
"Kita mulai TC selama satu minggu di Bali dengan 33 pemain," ungkap Indra. Ia menambahkan bahwa keputusan terkait pemain yang dibutuhkan klub dilakukan setelah diskusi dengan pelatih klub.
"Kami berkomunikasi dengan baik, terutama untuk anak-anak Liga 1, karena bermain di kompetisi lebih penting daripada di TC."
Baca Juga: Pemain BRI Liga 1 Bebas Keluar Masuk TC Timnas Indonesia U-20 di Bali, Kenapa?
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Pemain BRI Liga 1 Bebas Keluar Masuk TC Timnas Indonesia U-20 di Bali, Kenapa?
-
Baru Kritik Shin Tae-yong, Erick Thohir Langsung Puji Indra Sjafri dan Nova Arianto, Kenapa?
-
Timnas Indonesia U-17 Lolos Piala Asia, Erick Thohir Singgung Indra Sjafri
-
CATAT! Dini Hari Nanti Welber Jardim Final Liga Brasil, Berikut Ini Link Live Streamingnya
-
Harapan Jens Raven: Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia U-20 2025
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Mangrove Indonesia Terus Menyusut, Bagaimana Menjaganya agar Ekonomi Biru Tetap Tumbuh?
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
Pembahasan Terus Berjalan di Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Sudah Masuk Pembahasan Batang Tubuh
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Cadence dan NVIDIA Hadirkan AuraStack AI Super Agent, Waktu Desain PCB Bisa 2 Kali Lebih Cepat
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
-
Bersama Danantara, PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera
-
PDIP Tegaskan Kritik Anak Muda Harus Dirawat Bukan Dibungkam
-
Mahasiswa Universitas Islam Gaza di Tengah Gempuran Israel: Kami Kuliah di Rumah Sakit