Suara.com - PSSI tengah berpacu dengan waktu untuk merampungkan proses naturalisasi Kevin Diks. Bek keturunan Indonesia-Belanda itu diharapkan dapat segera memperkuat Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Arab Saudi pada 19 November mendatang.
Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI, mengungkapkan bahwa proses naturalisasi Kevin Diks tengah dikebut agar pemain tersebut bisa langsung terjun ke lapangan pada laga melawan Arab Saudi.
"Kami awalnya berharap bisa lawan Jepang, tapi karena masalah administrasi kemungkinan baru bisa mainkan tanggal 19 lawan Arab Saudi," kata Yunus di DPR, Senin siang tadi.
Sebelumnya, PSSI sempat berharap Kevin bisa tampil lebih cepat saat menghadapi Jepang pada 15 November.
Namun, kendala administrasi membuat harapan tersebut harus ditunda.
Tak hanya Kevin Diks, PSSI juga tengah mengurus proses naturalisasi dua pemain sepak bola putri, yakni Noa Leatomu dan Estella Loupatty.
Keduanya diharapkan dapat memperkuat Timnas Wanita Indonesia dalam ajang Piala AFF Wanita 2024 yang akan berlangsung di Laos.
Menanggapi permohonan PSSI, Komisi XIII DPR RI memberikan lampu hijau atas proses naturalisasi ketiga pemain tersebut.
Keputusan ini disambut baik oleh PSSI yang berharap dapat segera menyelesaikan seluruh proses administrasi.
Baca Juga: Piala ASEAN, Timnas Indonesia U-22 dan Kesumat Vietnam untuk Membalas Dendam kepada Pasukan Garuda
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan DPR RI, PSSI optimis proses naturalisasi Kevin Diks, Noa Leatomu, dan Estella Loupatty dapat berjalan lancar. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia baik di level putra maupun putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?
-
Ciputra Life Cetak Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Melonjak 53 Persen
-
10 Penyebab Kulit Wajah Terasa Makin Kering dan Kusam saat Memasuki Usia 30
-
Bayar Rp650 Juta Tidak Lulus, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Disulap Jadi Proyek Cat Gedung
-
Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Tembus Rp2,74 Juta per Gram
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Ulasan Novel Purple Prose, Menyembuhkan Luka Dalam Bayangan Kehilangan
-
Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
-
Menyusuri Jejak Prajurit Diponegoro di Masjid Baiturrahman Kediri