Suara.com - Komisi XIII DPR RI resmi memberikan lampu hijau atas permohonan naturalisasi tiga atlet berbakat, yakni Kevin Diks, Noa Leatomu, dan Estella Loupatty. Keputusan tersebut diambil dalam rapat Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta PSSI pada Senin (4/11).
Pimpinan rapat, Willy Aditya, mengajukan pertanyaan tegas kepada seluruh anggota Komisi XIII mengenai persetujuan terhadap permohonan naturalisasi ketiga atlet tersebut. Seluruh anggota pun serempak menyetujui usulan tersebut.
"Apakah Komisi XIII dapat menyetujui permohonan pertimbangan kewarganegaraan Indonesia atas nama Kevin Diks, Noa Leatomy, Estella Loupatty, setuju?" tanya Willy kepada peserta rapat.
"Setuju!" jawab anggota DPR lainnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, dalam paparannya menjelaskan bahwa pemerintah sangat mendukung proses naturalisasi ini.
Menurutnya, ketiga atlet keturunan Indonesia ini memiliki kualitas yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Senada dengan Menpora, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, juga berharap proses naturalisasi dapat segera diselesaikan.
Ia mengungkapkan bahwa ketiga atlet ini memiliki peran penting dalam agenda terdekat Timnas Indonesia.
Kevin Diks, yang dikenal sebagai pemain berbakat, diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Breaking News! Kevin Diks Dijadwalkan Sumpah WNI 7 November, Lokasinya Tak Biasa
Sementara itu, Noa Leatomu dan Estella Loupatty diharapkan dapat berkontribusi dalam ajang Piala AFF Wanita 2024.
Sekjen PSSI Yunus menambahkan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar Kevin Diks dapat segera menyelesaikan proses administrasi dan dapat langsung memperkuat Timnas Indonesia pada laga krusial tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey