- KPK membongkar kasus korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed Purwokerto yang melibatkan pejabat tinggi universitas pada Agustus 2026.
- Wakil Rektor III Unsoed meminta uang ratusan juta kepada orang tua calon mahasiswa yang akhirnya tidak lulus seleksi.
- Dana suap yang disalahgunakan tersebut dilunasi melalui proyek kampus, dan KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar modus licik dalam kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jumat (21/8/2026).
Wakil Rektor III Unsoed, Norman Arie Prayoga (NAP), diduga meminta uang kepada orang tua calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran senilai Rp650 juta pada Agustus 2026.
Permintaan uang tersebut diduga sepengetahuan Rektor Unsoed, Ahmad Sodiq (ASO), dan disalurkan melalui dua perantara pihak swasta, yaitu Dian Mulia Wardhana (DMW) dan Adhi Wiharto (AW).
"Kemudian dipenuhi oleh orang tua calon mahasiswa baru," ujar Plt. Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Namun, setelah uang diserahkan kepada DMW dan AW, anak dari orang tua tersebut justru dinyatakan tidak lulus seleksi mahasiswa baru.
Merasa dirugikan, pihak orang tua lalu meminta pengembalian penuh atas uang yang telah diserahkan kepada DMW dan AW.
"Akan tetapi, DMW dan AW diketahui sudah menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadinya," jelas Taufik.
DMW dan AW kemudian melaporkan persoalan ini kepada NAP, yang selanjutnya meminjam uang dari salah satu pihak swasta untuk mengembalikan uang kepada orang tua tersebut, masih atas sepengetahuan ASO.
Untuk melunasi pinjaman kepada pihak swasta itu, NAP bersama DMW, AW, dan Mulyono alias Nono (MYN) yang merupakan keponakan ASO sekaligus pihak swasta, menjanjikan pembayaran melalui pencairan tiga paket proyek di lingkungan Unsoed.
Baca Juga: Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport
"Yaitu pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung," kata Taufik, sembari menerangkan bahwa seluruh proyek telah dikerjakan oleh CV milik MYN.
Pembayaran atas paket-paket pekerjaan itu selanjutnya dialihkan kepada pihak swasta, yang sebelumnya meminjamkan uang untuk menutupi kekurangan pengembalian dana kepada orang tua calon mahasiswa.
Atas dugaan tindak pidana korupsi ini, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, termasuk ASO, NAP, DMW, dan AW.
Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf (c) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Berita Terkait
-
Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru
-
Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik
-
Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bayar Rp650 Juta Tidak Lulus, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Disulap Jadi Proyek Cat Gedung
-
Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Tembus Rp2,74 Juta per Gram
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Ulasan Novel Purple Prose, Menyembuhkan Luka Dalam Bayangan Kehilangan
-
Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
-
Menyusuri Jejak Prajurit Diponegoro di Masjid Baiturrahman Kediri
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Warga Sleman Sindir Pidato Prabowo Lewat Lomba Kupas Bawang, Pedihnya Bikin Menyerah
-
5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur