Suara.com - Perbandingan harga pasar pemain Timnas Indonesia dengan pemain Timnas Jepang memperlihatkan catatan yang sangat kontras menjelang pertemuan keduanya pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Harga pasar yang melabeli pemain Timnas Indonesia dan Jepang menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diketahui publik menjelang duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, 15 November 2024 tersebut.
Pasalnya, perbandingan harga pasar antara kedua kubu terlihat sangat jomplang. Saat ini, menurut situs Transfermarkt, harga pasar seluruh pemain di skuad Timnas Indonesia menyentuh angka Rp477,56 miliar.
Angka ini sangat rendah jika dibandingkan harga pasar seluruh pemain di skuad Samurai Biru yang mencapai Rp4,9 triliun. Artinya, harga pasar skuad Jepang nominalnya lebih dari 10 kali lipat harga pasar skuad Garuda.
Lalu, bagaimana perbandingan harga pasar pemain termahal dari kubu Timnas Indonesia dan Jepang menjelang pertemuan ini? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Pemain Termahal Timnas Indonesia
Saat ini, status sebagai pemain termahal di skuad Timnas Indonesia masih dipegang oleh bek asal klub Belanda, Mees Hilgers. Bek tengah yang kini berusia 23 tahun itu nilai pasarnya mencapai Rp173,82 miliar.
Angka ini jelas menyumbang nominal yang cukup besar dari keseluruhan harga pasar Timnas Indonesia. Sebab, harga pasar bek kelahiran 13 Mei 2001 bisa menyentuh 36% dari harga skuad Garuda saat ini.
Besarnya nilai pasar ini memang tak mengherankan lantaran Mees Hilgers berstatus sebagai pemain andalan klub kasta tertinggi Liga Belanda, FC Twente. Dia sudah menjadi amunisi utama yang tampil secara reguler.
Baca Juga: Badai Cedera Timnas Indonesia Kian Parah, Skuad Garuda Tak Full-skuad Lawan Jepang?
Pemain kedua dengan nilai pasar tertinggi di Timnas Indoneisa ialah Thom Haye. Namun, nominalnya terhitung jomplang dengan Mees Hilgers karena hanya menyentuh Rp52,14 miliar.
Pemain Termahal Jepang
Sementara itu, status sebagai pemain dengan harga pasar tertinggi di skuad Timnas Jepang saat ini menjadi milik Takefusa Kubo. Pemain asal klub Real Sociedad itu nilai pasarnya bisa menyentuh angka Rp869 miliar.
Nominal semacam ini memang terhitung fantastis karena status winger berusia 23 tahun itu yang pernah memperkuat sejumlah klub elite. Dia juga sempat dijuluki sebagai ‘Lionel Messi-nya Jepang’ saat masih muda.
Sebelum bergabung dengan Real Sociedad, harga Takefusa Kubo pernah bermain bersama Real Madrid. Namun, dia kesulitan menembus tim utama Los Blancos dan harus menjalani beberapa kali masa peminjaman.
Pemain kedua dengan harga pasar termahal di Jepang saat ini ialah Kaoru Mitoma. Pemain berusia 27 tahun itu dibanderol dengan nilai sebesar Rp782,17 miliar.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Badai Cedera Timnas Indonesia Kian Parah, Skuad Garuda Tak Full-skuad Lawan Jepang?
-
Vietnam Pernah Bikin Jepang Frustrasi, Taktiknya Bisa Ditiru Timnas Indonesia?
-
Cara Konyol Roberto Carlos Bobol Jepang, Timnas Indonesia Pantang Meniru!
-
Head to Head Pemain Termahal Timnas Indonesia vs Jepang, Eks Real Madrid Memimpin
-
Mees Hilgers Dipastikan Absen! Namanya Hilang Jelang FC Twente vs OGC Nice, Bagaimana di Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan