294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB
Personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin menarik selang air untuk memadamkan kebakaran lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]
Helikopter Black Hawk VH-UHG milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water boombing) di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]
Api membakar lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]
Personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]
Personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin dibantu helikopter Black Hawk VH-UHG milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]
Helikopter Black Hawk VH-UHG milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water boombing) di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]
Personel Kantor SAR Palembang (Basarnas Sumsel) beristirahat di sela-sela memadamkan kebakaran lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]

Suara.com - Personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin menarik selang air untuk memadamkan kebakaran lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). Petugas gabungan dari berbagai elemen berhasil memadamkan kebakaran yang terjadi sejak Jumat (11/9).

Tim gabungan yang terlibat meliputi Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin, Daops Sarolangun dan Muara Tebo, BPBD, Basarnas Sumsel, serta TNI. Pemadaman juga mendapat dukungan helikopter Black Hawk BNPB melalui operasi water bombing.

Kebakaran di wilayah Ogan Ilir terjadi di tengah tingginya kasus karhutla di Sumatera Selatan. Hingga 10 September 2026, Ogan Ilir tercatat mengalami 294 kejadian karhutla, menjadi salah satu daerah dengan kasus terbanyak di Sumsel.

Penanganan karhutla di Ogan Ilir terus diperkuat untuk mencegah api meluas. Sebelumnya, tim gabungan juga menangani puluhan titik panas yang tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah tersebut. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com