Suara.com - Berikut tiga striker keturunan yang kemungkinan akan dinaturalisasi setelah Kevin Diks, di mana salah satunya sudah mengirimkan dokumen ke PSSI.
Belum lama ini, PSSI lewat Sekretaris Jenderal (Sekjen) nya, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menaturalisasi penyerang setelah merampungkan naturalisasi Kevin Diks.
Hal ini diakui mantan Exco PSSI itu usai menghadiri rapat paripurna DPR RI yang menyangkut proses naturalisasi Kevin Diks.
“Ya, kita tetap dalam proses. Striker kita masih dalam proses," ucap Yunus Nusi di Gedung DPR RI, dikutip dari Suara.
Meski sudah memberi kode bahwa ada striker yang sudah diproses, namun Yunus Nusi tak membocorkan nama penyerang itu.
Alhasil, kini pecinta sepak bola Tanah Air bertanya-tanya siapakah striker yang tengah diurus oleh PSSI setelah Kevin Diks.
Dari sekian nama striker keturunan, ada tiga striker yang kemungkinan akan dinaturalisasi usai Kevin Diks. Lantas, siapa saja para striker itu?
Striker pertama yang kemungkinan besar akan dinaturalisasi adalah Mauro Zijlstra. Terlebih, pemain berusia 19 tahun itu sudah mengirimkan dokumennya ke PSSI.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Jepang untuk Lawan Indonesia, Ada Rekan Setim Verdonk
“Saat ini saya sedang diproses. Saat ini kami sedang mengurus paspor saya. Mereka periksa dokumen. Jika lancar saya terbang ke Indonesia," kata Mauro Zijlstra kepada Voetbal Primeur.
Pemain keturunan Bandung ini bahkan beberapa kali kedapatan menonton Timnas Indonesia, salah satunya saat skuad Garuda melawan Arab Saudi.
Meski bermain di di tim muda, Mauro Zijlstra punya catatan apik. Di musim lalu ia mencetak 9 gol dari 19 laga bersama NEC Nijmegen U-21 dan kini mencetak 2 gol dari 3 laga bersama FC Volendam U-21.
2. Ole Romeny
Nama Ole Romeny sudah santer diberitakan didekati oleh PSSI. Namun naturalisasi penyerang keturunan Medan itu belum menemui titik terang.
Belakangan beredar kabar bahwa agennya menyebut PSSI telah menghubungi Ole Romeny dan penyerang milik FC Utrecht itu tengah mempertimbangkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam