Pasalnya, Paes sudah menjadi andalan di klubnya sejak usia 19 tahun bersama Jong Utrecht di kasta kedua Belanda, hingga menjadi andalan tim utama FC Utrecht pada usia 20 tahun di kasta teratas.
Bahkan kiper keturunan Kediri itu terus menjadi andalan dan menarik atensi FC Dallas yang merekrutnya pada 20223 hingga menjadikannya kiper utama sampai saat ini.
Sementara itu, dikutip dari transfermarket, Daniel baru merasakan debut profesional di usia 22 tahun. Itu pun tak bersama FC Augsburg, melainkan bersama tim kasta ketiga Jerman, SV Sandhausen, pada musim 2023/2024.
Selain itu, Daniel baru tercatat tampil sebanyak 8 kali di kancah profesional, sedangkan Paes sudah tampil sebanyak 171 kali di kancah profesional.
Tak ayal, statistik keduanya pun berbeda jauh.
Daniel yang baru tampil 8 kali di kancah profesional, sudah kebobolan 9 gol dan mencetak 4 Clean Sheets.
Sementara, berdasarkan transfermarket, Maarten Paes sendiri sudah tampil sebanyak 171 kali di kancah profesional dan kebobolan 251 gol mencetak total 35 Clean Sheets.
Di atas kertas, Daniel mungkin punya catatan lebih baik karena lebih sedikit kebobolan dan punya rasio Clean Sheets lebih baik ketimbang Paes.
Tapi ukuran untuk kiper adalah soal pengalaman. Dan untuk pengalaman, Paes yang hanya berusia tiga tahun lebih tua dari Daniel, punya pengalaman mumpuni di level klub.
Baca Juga: Timnas Indonesia Hadapi Jepang, Elkan Baggott Diyakini Punya Kontribusi Penting Pasca Cedera
Terlebih berdasarkan catatan fbref, Paes sudah membuktikan dirinya dengan meraih gelar Save of the Year 2024 dari MLS dan masuk dalam 5 besar penyelamatan terbanyak di MLS 2024 dengan 117 penyelamatan (72,7 persen).
Karenanya, andai Daniel dinaturalisasi pun dan dipanggil membela Timnas Indonesia, tetap saja Maarten Paes akan jadi pilihan utama di bawah mistar.
Alhasil, Daniel akan bersaing dengan Ernando Ari dan Nadeo Argawinata sebagai kiper pelapis Paes di Timnas Indonesia.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali