Suara.com - Timnas Jepang memang tidak akan diperkuat penyerang andalan, Ayase Ueda saat menyambangi markas Timnas Indonesia dalam laga kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, 15 November mendatang.
Meski demikian, tim asuhan Hajime Moriyasu memiliki kedalaman skuad yang sangat mendalam. Tanpa Ayase Ueda, terdapa penyerang lain yang dianggap tak kalah berbahayanya dan wajib diwaspadai Timnas Indonesia.
Berikut daftar penyerang Jepang yang patut diwaspadai:
1. Ritsu Doan
Ritsu Doan adalah pemain serba bisa di Timnas Jepang, dengan posisi utama sebagai winger kanan tetapi juga mampu bermain sebagai gelandang serang atau penyerang tengah.
Saat ini, ia menjadi andalan SC Freiburg di Bundesliga dengan performa impresif musim ini, mencatatkan sembilan penampilan, empat gol, dan satu assist.
Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Doan telah bermain tujuh kali, menyumbang dua gol (ke gawang Myanmar dan Suriah) serta satu assist melawan China.
2. Takumi Minamino
Takumi Minamino kini bermain untuk AS Monaco setelah sebelumnya membela Liverpool di Premier League.
Baca Juga: Terbongkar! Awalnya Maret, Sosok Ini Dorong PSSI Agar Kevin Diks Bermain vs Arab Saudi
Meski sempat kesulitan di awal, ia kini tampil solid di Monaco dengan 13 penampilan, mencetak tiga gol dan dua assist.
Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Minamino produktif dengan tiga gol dari enam laga, dua di antaranya ke gawang China dan satu ke gawang Suriah.
3. Kaoru Mitoma
Kaoru Mitoma, winger andalan Brighton, bisa menjadi ancaman serius bagi Timnas Indonesia.
Meski musim ini performanya kurang optimal dengan hanya satu gol dan dua assist dari 10 laga Premier League, di Kualifikasi Piala Dunia, ia tampil tajam usai pulih dari cedera.
Dalam empat laga di ronde ketiga, Mitoma mencetak satu gol dan dua assist, termasuk gol dan assist melawan China serta satu assist melawan Bahrain.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok