Suara.com - Mantan kolega Virgil van Dijk, Maya Yoshida memberikan peringatan terhadap Jepang jelang melawan timnas Indonesia.
Maya Yoshida adalah pemain yang sempat menjadi andalan timnas Jepang dengan catatan 127 caps. Namun, ia sudah tidak dipanggil lagi usai Piala Dunia 2022 lalu.
Di level klub, pemain berusia 36 tahun ini juga punya catatan apik dengan tampil di beberapa klub ternama seperti Southampton, Sampdoria, FC Schalke, dan kini LA Galaxy.
Pemain yang pernah berduet dengan Virgil van Dijk di Southampton ini juga ikut buka suara jelang Jepang melawan timnas Indonesia.
Ia menyadari bahwa skuad Garuda telah banyak diperkuat pemain naturaliasi. Yoshida pun paham dengan situasi tersebut karena juga pernah berkarier di Belanda.
"Sekarang ada banyak pemain naturalisasi di Indonesia. Naturalisasi berarti mengubah negara Anda. Karena Indonesia awalnya koloni Belanda, ada pemain dengan akar Belanda," ucap Yoshida dikutip dari Qoly.jp.
"Ketika saya bermain di Belanda, ada banyak cukup banyak pemain Belanda keturunan Indonesia. Kebanyakan dari mereka adalah keturunan Indonesia atau Siruname," jelasnya.
Lebih lanjut, pemain berusia 36 tahun ini menjelaskan bahwa Jepang harus mewaspadai anak asuh Shin Tae-yong. Ia menegaskan pemain naturalisasi yang dimiliki timnas Indonesia punya kualitas apik.
"Masih ada sisa-sisa ini, dengan beberapa pemain keturunan Indonesia di Belanda," kata mantan pemain Southampton ini.
Baca Juga: Bisa Perkuat Timnas Indonesia Lawan Jepang, Kevin Diks Hadapi Pemain yang Tumbangkan Manchester City
Walau begitu, Yoshida tetap percaya diri bahwa Samurai Biru yang dinahkodai Hajime Moriyasu akan bisa memenangkan pertandingan.
"Ada beberapa pemain naturalisasi yang cukup bagus, jadi kita harus berhati-hari. Tapi saya pikir kita akan menang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cerita Kiper Jepang Korban Bom Atom yang Dibobol 7 Gol oleh Timnas Indonesia
-
Mees Hilgers Sembuh dari Cedera Masuk Starting FC Twente, Netizen: Kabar yang Ditunggu
-
Indra Sjafri Cuma Sebut 2 Nama, Penyerang yang Cetak Gol di Toulon Cup 2024 Batal Dinaturalisasi?
-
Ada Kevin Diks Tak Cukup? Celah Kelemahan Timnas Indonesia Jelang Lawan Jepang
-
Timnas Indonesia Disanksi FIFA Jelang Lawan Jepang, PSSI: Kita Perlu...
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas