Suara.com - Timnas Indonesia tampaknya sudah bisa menantikan sosok Luca Tutupoly, pesepak bola muda jebolan Akademi PSV Eindhoven yang memiliki darah keturunan Indonesia untuk menjadi andalan di masa depan.
Belakangan ini, nama Luca Tutupoly mendapatkan perhatian khusus dari netizen Indonesia. Sebab, dia diketahui memiliki darah keturunan Indonesia, sehingga bisa menjadi target naturalisasi untuk masa mendatang.
Yang terbaru, akun Instagram @Halfblood_indonesie, memperkenalkan sosok Luca Tutupoly kepada publik. Akun tersebut menyajikan sejumlah data dari pemain berusia 14 tahun ini sebagai “New Talent” alias talenta baru.
“Luca Tutupoly memiliki darah Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Maluku. Saat ini, Luca Tutupoly bermain di klub Youth PSV Eindhoven Dutch,” bunyi penjelasan dari akun @Halfblood_indonesie tersebut.
Lantas, siapakah sosok Luca Tutupoly tersebut? Bagaimana rekam jejak dan kualitasnya saat ini di Liga Belanda sehingga layak disiapkan untuk program naturalisasi di masa depan? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Mengenal Luca Tutupoly
Sebagai informasi, Luca Tutupoly merupakan sosok pesepak bola muda yang sudah dibina oleh akademi PSV Eindhoven sejak berusia sangat muda. Bahkan, secara khusus datanya tercantum di situs resmi klub tersebut.
Dari penelusuran Suara.com di situs psv.nl, terutama dalam bagian akademi PSV, Luca Tutupoly sudah berlatih bersama klub tersebut sejak usianya belum genap 10 tahun. Dia tercatat lahir pada 9 Februari 2010.
Sementara itu, dia sudah berlatih bersama PSV JO10 pada musim 2019-2020. Adapun musim berikutnya, Luca Tutupoly sudah naik kelas ke level PSV JO12, baik pada musim 2020/2021, 2021/2022, hingga 2022/2023.
Baca Juga: Dear Rafael Struick Cs! Kiper Top 5 Penyelamatan Terbanyak Serie A Sudah Menunggu di GBK
Setelah tiga musim memperkuat PSV U-12, Luca Tutupoly kemudian dipromosikan ke tim PSV JO13 pada musim 2022/2023. Setelah itu dia memperkuat PSV JO14 pada 2023/2024 dan kini bersama PSV JO15 untuk musim 2024/2025.
Dari informasi yang dihimpun Suara.com, pemain berusia 14 tahun ini bisa bermain di sejumlah posisi yang berbeda. Selain mengisi bek tengah, dia juga bisa diplot mengisi pos bek kiri. Ini tak terlepas dari karakternya yang kidal.
Menariknya, jika melihat akun Instagram pemain kelahiran Belanda ini yang menggunakan username @luca_tutupoly, dia secara bangga turut menyertakan identitas leluhurnya yang berasal dari Maluku.
Di kolom biografi, dia menuliskan tanggal kelahirannya di Oss, 9 Februari 2010. Lalu, ada keterangan Esselsports alias Essel Sports Management yang merupakan agensi pemain yang menaunginya.
Adapun pada baris terakhir, dia menuliskan Dutch disertai bendera Belanda dan ‘Maluku’. Jika ditelusuri, ‘Tutupoly’ merupakan sebuah nama marga yang berasal dari Maluku.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Dear Rafael Struick Cs! Kiper Top 5 Penyelamatan Terbanyak Serie A Sudah Menunggu di GBK
-
Alhamdulillah! Kabar Buruk Lagi dari Jepang H-4 Lawan Timnas Indonesia, Banyak Pemain yang...
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Full Naturalisasi vs Jepang, Shin Tae-yong Jangan Sungkan!
-
Latihan Timnas Jepang Tertutup Kain Hitam, Canda Netizen: Segitu Takutnya Sama King Indo
-
Jumat Berkah di Tangan Timnas Indonesia! 3 Hal Bikin Jepang Sangat Kesulitan Bermain
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Blak-blakan Casemiro soal Nasib Neymar di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun
-
Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kondisi Kylian Mbappe Jelang El Clasico Bikin Khawatir Real Madrid di Tengah Isu Keretakan Tim
-
Tayo Adaramola Dapat Panggilan Perdana Timnas Republik Irlandia
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Alasan Laga Digelar 1.000 Km dari Jakarta
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami