Hubner menilai bahwa Jepang memiliki tim yang solid dengan banyak pemain berkualitas yang merumput di liga-liga top Eropa.
Namun, ia yakin bahwa Timnas Indonesia juga memiliki kemampuan untuk bersaing.
Selain itu, Pemain sayap Timnas Indonesia, Witan Sulaeman, optimistis Skuad Garuda bisa meraih hasil positif saat menghadapi Jepang.
Menurut Witan, performa Timnas Indonesia saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat pertemuan sebelumnya di Piala Asia awal tahun ini.
Witan menilai bahwa kedatangan para pemain naturalisasi seperti Kevin Diks, yang memiliki pengalaman bermain di level tertinggi Eropa, akan sangat berkontribusi dalam meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia.
Meskipun Jepang saat ini berada di puncak klasemen grup, Witan menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak akan menyerah begitu saja.
"Tentunya kami lebih optimis lagi, karena kami main di kandang dan dukungan suporter sangat berpengaruh kepada kami, dan menjadi motivasi buat kami di dalam lapangan. Saya sangat yakin kami mendapatkan poin nanti," kata Witan.
Terakhir optimisme dari Egy Maulana Vikri. Dia justru merasa tertantang saat mengetahui akan berhadapan dengan tim kuat seperti Jepang pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Alih-alih gentar, Egy justru melihat ini sebagai kesempatan emas untuk mengukur kemampuan dirinya dan rekan-rekan setim.
Baca Juga: Kevin Diks Punya Adik Jadi Artis Belanda, Bintang Film H8S7: Een Maakbare Wereld
Egy mengakui bahwa Jepang memang memiliki peringkat yang lebih tinggi dan diperkuat oleh pemain-pemain yang berpengalaman di liga-liga top Eropa.
Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat juang Egy dan seluruh skuad Garuda.
Pertandingan melawan Jepang akan menjadi ujian yang berat bagi Timnas Indonesia. Namun, Egy yakin bahwa timnya mampu memberikan kejutan.
"Bagi saya pribadi sih, saya merasa kita lagi dapat kesempatan nih, kenapa gak ambil. Jadi, merasanya sangat percaya diri, juga melawan tim-tim kuat tuh bukan malah takut sih," kata Egy.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim