Suara.com - Timnas Indonesia akan memainkan laga krusial saat menjamu Jepang dan Arab Saudi dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada November ini.
Pasalnya, kekalahan dari dua laga ini akan memberikan dampak buruk bagi Timnas Indonesia. Tak hanya perihal ancaman turunnya ranking FIFA, tetapi juga soal peluang melangkah ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang dalam laga kelima Grup Cdi Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Empat hari berselang, Garuda bakal menjamu Arab Saudi di stadion yang sama.
Jepang selaku tim peringkat 15 FIFA, kini memimpin klasemen Grup C dengan 10 poin. Di sisi lain, Timnas Indonesia berada di posisi kelima dengan tiga poin.
Meskipun demikian, dengan enam laga tersisa, peluang tim asuhan Shin Tae-yong untuk lolos ke putaran final Piala Dunia atau ke babak keempat kualifikasi masih terbuka.
Kemenangan atau kekalahan dalam laga ini akan sangat mempengaruhi langkah Indonesia di sisa kualifikasi.
Berikut 2 Dampak Buruk Andai Timnas Indonesia Kalah dari Jepang:
1. Ranking FIFA Terancam Turun
Baca Juga: Profil Justin Jonathans, Pemain Keturunan Serba Bisa, Masih Kerabat Miliano Jonathans?
Timnas Indonesia saat ini menduduki posisi 130 dalam Ranking FIFA dengan koleksi 1118.87 poin.
Andai kalah dari Jepang, skuda Garuda diprediksi Football-Ranking bakal kehilangan 2,93 poin dan terancam turun peringkat.
Mereka bisa saja disalip Malaysia yang dalam FIFA Matchday November 2024 akan menghadapi Laos.
Malaysia diprediksi bakal menambah 3,31 poin jika berhasil membungkam Laos. Tambahan poin itu di atas kertas cukup untuk menggeser posisi Timnas Indonesia dalam Ranking FIFA.
2. Terpuruk di Dasar Klasemen Grup C
Meski berstatus tim tandang, Jepang tetap diunggulkan atas Timnas Indonesia di SUGBK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey