Suara.com - Nasib kurang baik dialami oleh Herve Renard. Baru kembali menangani Arab Saudi dalam dua pertandingan, dirinya yang pernah melatih pada 2019-2023, sudah diminta untuk mundur lagi.
Desakan ini disampaikan oleh pengamat sepak bola Arab Saudi, Batal Al-Qaws, setelah skuat Green Falcon dipecundangi Timnas Indonesia dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (19/11/2024).
Herve Renard dianggap bukan sosok yang tepat untuk menangani Arab Saudi yang sedang dalam situasi tidak bagus seperti sekarang.
"Mengambil tanggung jawab tidak hanya sekedar berbicara karena itu bukan 'keberanian di media', melainkan dengan mengambil tindakan dan menerima kesalahan atau mengajukan pengunduran diri," ujar Al Qaws, dikutip dari Alsaudia356.
"Saya tidak menganggap Reynard sebagai orang yang tepat untuk tahap saat ini. Melatih bukan meninggikan suara Anda di ruang ganti, dan manajemen teknis tim Saudi yang membawanya kembali tidak berhasil," imbuhnya.
Herve Renard baru diangkat kembali menjadi pelatih Timnas Arab Saudi pada 26 Oktober 2024, untuk menggantikan Roberto Mancini.
Pertandingan perdananya cukup bagus, yakni dengan menahan imbang tuan rumah Australia. Namun, ketika bertandang ke Indonesia, tim asuhannya dihajar dua gol tanpa balas.
Berita Terkait
-
3 Alasan Pratama Arhan Beda Kelas dari Calvin Verdonk, dari Skill Saja Beda Jauh
-
Shin Tae-yong Yakin Timnas Indonesia akan Mencapai Target Karena Hal Ini
-
Terungkap! Ivar Jenner Sebut Justin Hubner Sempat Menyesali Kartu Merah
-
Jersey KW hingga Link Haram: Blunder Para Pejabat Raih Simpati Publik Pecinta Bola
-
Coach Justin, Shin Tae-yong, Marselino Ferdinan dan Ikatan Telepati yang Terjalin di Antara Mereka
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung