Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Kevin Diks santer dirumorkan bakal merapat ke klub Bundesliga Jerman, Borussia Monchengladbach.
Borussia Monchengladbach merupakan klub ternama di Jerman. Namun, musim lalu menjadi salah satu yang terburuk. Sebab, Die Fohlen finis di urutan ke-14.
Walau menjalani musim yang buruk, klub Bundesliga Jerman ini masih mempertahankan sang pelatih Gerardo Seoane.
Menariknya kini Monchengladbach dikabarkan tertarik mendatangkan bek timnas Indonesia, Kevin Diks. Hal ini tak lepas dari keinginan Seoane untuk memperkuat lini belakang.
Lantas bagaimana rekam jejak Gerardo Seoane yang baru menangani Borussia Monchengladbach pada musim 2023/2024.
Gerardo Seoane merupakan pemain bola yang memang kurang tenar. Ia banyak menghabiskan kariernya di Swiss dan sempat hijrah ke Spanyol bersama Deportivo La Coruna.
Di Swiss, pelatih yang kini berusia 46 tahun berganti-ganti klub seperti FC Luzern, FC Sion, AC Bellinzona, FC Aarau, Grasshoppers, dan kembali lagi ke klub masa kecilnya sebelum pensiun.
Karier kepelatiha Seoane juga diawali di FC Luzern U-18 hingga naik menjadi asisten pelatih pada 2014. Ia kemudian naik menjadi pelatih kepala pada Januari 2018.
Hanya setengah musim menjadi pelatih kepala FC Luzern, ia lanta hengkan ke Young Boys. Catatannya pun cukup baik.
Baca Juga: 3 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Bikin Ketar-ketir Media Vietnam Jelang Piala AFF 2024
Selama menjadi pelatih kepala Youg Boys, Seoane memainkan 148 pertandingan dengan poin per game mencapai 2,15.
Hal itu membuat Bayer Leverkusen tertarik memboyongnya pada Juli 2021. Namun, kariernya tidak mulus.
Sebab baru berjalan satu musim lebih, ia justru dipecat. Posisinya digantikan oleh Xabi Alonso yang lebih moncer di Leverkusen.
Sempat menganggur, pelatih 46 tahun akhirnya dikontrak oleh Borussia Monchengladbach. Di musim pertamanya, ia gagal memberikan dampak positif.
Akan tetapi, Monchengladbach masih tetap mempertahankannya. Kini tim asuhannya mampu bersaing di papan atas.
Kabar menariknya Monchengladbach juga sedang melirik pemain timnas Indonesia, Kevin Diks untuk memperkuat lini belakang mereka.
Berita Terkait
-
Profil Borussia Monchengladbach, Calon Klub Kevin Diks Paling Kuat di Liga Jerman?
-
3 Pesaing Kevin Diks Apabila Resmi Gabung Borussia Mnchengladbach, Ada Bek Timnas Jepang
-
Kevin Diks Diminta Tolak Borussia Monchengladbach, Ngeri Senasib Marselino Ferdinan dan Pratama Arhan
-
Borussia Monchengladbach Mau Jual Bek Jepang Rp 260 Miliar demi Beli Kevin Diks?
-
Lepas dari Cedera, Kevin Diks Bikin Assist Sulit Bantu Copenhagen Atasi Lyngby
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsiung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor