Suara.com - Timnas Indonesia akan melawan Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2025 mendatang.
Ada kabar baik bagi skuad Garuda. Sebab, Socceroos batal diperkuat bomber haus gol bernama Marin Jakolis.
Sebagai informasi, Marin Jakolis masuk dalam rencana pemanggilan ke timnas Australia. Pasalnya performanya apik di liga.
Bermain untuk Macarthur FC di Liga Australia, ia sudah menorehkan empat gol dari lima pertandingan yang sudah dilakoni.
Sayangnya pemain berusia 27 tahun ini tidak eligible menurut aturan FIFA. Padahal ia sudah memegang paspor Australia.
Dinukil dari A League, penyebabnya adalah orang tua atau kakek neneknya tidak lahir di Australia. Jakolis memegang paspor Australia karena ayahnya yang menetap selama 15 tahun di Melbourne.
Hal ini membuat Jakolis harus tinggal di Australia selama lima tahun berturut-turut jika ingin dinaturalisasi untuk eligible dari aturan FIFA.
Tentu kabar ini merupakan angin segar bagi timnas Indonesia. Jakolis merupakan pemain yang bisa berbahaya bagi skuad Garuda jika bermain untuk Australia.
Namun, dengan tidak eligible-nya pemain keturunan Kroasia tersebut, lini serang Australia dipastikan tidak akan mendapatkan tambahan yang signifikan.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Makin Menghangat di Bangku Cadangan, Oxford United Dibantai
Berita Terkait
-
Apes Buat Shin Tae-yong! Kiper Timnas Indonesia Dilarang Bertanding
-
Ramalan Ronaldinho Soal Timnas Indonesia Makin Jadi Kenyataan, Simak Pesan Lengkapnya
-
Sandy Walsh ke Cewek Baju Merah: Luar Biasa!
-
Timnas Indonesia Kalah, Myanmar Panggil 8 Pemain Abroad untuk Piala AFF 2024
-
Bahrain Mulai Panik Jelang Sambangi Markas Timnas Indonesia? Sampai Diminta Lakukan Ini
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali