Suara.com - Peningkatan performa Timnas Laos tak lepas dari tangan dingin sang pelatih, kompatriot Shin Tae-yong yang bakal jadi lawan di Piala AFF 2024, Ha Hyeok-jun.
Baru-baru ini Ha Hyeok-jun sesumbar optimisme tampil di Piala AFF 2024 usai membawa Timnas Laos menahan imbang Timnas Thailand.
Sesumbar Ha Hyeok-jun itu bak tantangan terhadap kompariotnya yang kini berstatus pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
"Saya senang dengan penampilan tim, apalagi kami hanya punya waktu 12 hari untuk berkumpul. Hasil imbang ini akan memberikan kepercayaan diri kepada kami sebelum memasuki Piala AFF," kata Ha Hyeok-jun seperti dikutip dari VN Express.
"Tentu masih banyak hal yang perlu diperbaiki Laos, namun hasil ini merupakan sebuah prestasi. Saya akan terus fokus meningkatkan kekuatan mental para pemain," imbuhnya.
Ha Hyeok-jun bisa jadi musuh utama Shin Tae-yong di Piala AFF 2024 nanti seiring penurunan performa Thailand dan Vietnam.
Latar belakang pelatih berusia 54 tahun itu juga tak bisa dipandang remeh, lantas seperti apa sosoknya? berikut penjelasan singkatnya.
Ha Hyeok-jun lahir di Busan pada 27 Januari 1970, memiliki lisensi Pro Kontinental dengan formasi unggulan 4-4-2.
Sosoknya ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Laos pada 14 Agustus 2024, dampak signifikan kehadirannya langsung terasa.
Baca Juga: Tanpa Diperkuat Barisan Naturalisasi, Pemain Timnas Indonesia Ini Tetap Pede di Piala AFF 2024
Yakni dengan menahan imbang Thailand di FIFA Matchday November 2024 lalu dengan skor 1-1, hal itu membuatnya sesumbar besar.
Ha Hyeok-jun merupakan bekas Ketua Instruktur Timnas Korea Selatan medio Januari 2009 hingga Desember 2011.
Tahun 2012 menjadi kali pertamanya merambah sepak bola Asia Tenggara dengan menjadi asisten pelatih Timnas Myanmar hingga Desember 2013.
Setelah itu ia kembali ke Korea Selatan dan berkarier di liga lokal, menjadi pelatih fisik BJ Enterprises pada Desember 2015.
Lalu pindah ke JS Suning juga sebagai pelatih fisik pada Mei 2017, Ha Hyeok-jun baru kembali menjadi asisten pelatih pada Januari 2018.
Saat itu ia ditunjuk sebagai asisten pelatih Suwon Bluewings, meski hanya setahun hingga Desember 2018.
Kariernya sebagai pelatih kepala baru dimulai pada Juli 2023 sebagai pelatih RCFC di kasta pertama Liga Hong Kong.
Sebelum akhirnya mengambil pekerjaan di Timnas Laos mulai Agustus 2024 lalu, menarik dinantikan kiprahnya di sepak bola Asia Tenggara.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Tanpa Diperkuat Barisan Naturalisasi, Pemain Timnas Indonesia Ini Tetap Pede di Piala AFF 2024
-
Waspada Timnas Indonesia, Striker Naturalisasi Vietnam Bisa Main di Piala AFF 2024
-
Nyanyi Indonesia Raya, Usia Satoru Mochizuki Lebih Tua 6 Tahun dari Shin Tae-yong
-
Apes Buat Shin Tae-yong! Kiper Timnas Indonesia Dilarang Bertanding
-
Pilih Stadion Manahan Solo, Vietnam Tuduh Indonesia Remehkan Piala AFF 2024
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal