- PT Intraco Penta Tbk bersama Techking mengadakan Customer Golf Day 2026
- Acara tersebut bertujuan memperkuat komunikasi, sinergi, dan apresiasi kepada pelanggan untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.
- INTA mencatat peningkatan pendapatan konsolidasian menjadi Rp966,92 miliar serta penurunan rugi bersih pada tahun 2025 lalu.
Suara.com - Emiten alat berat, PT Intraco Penta Tbk (INTA) terus memperkuat hubungan dengan pelanggan di tengah tantangan ekonomi yang masih membayangi kinerja perusahaan. Strategi membangun kedekatan dengan pelanggan dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis.
Salah satu langkah yang dilakukan INTA Group adalah menggelar Customer Golf Day 2026 bersama Techking di Suvarna Jakarta Golf Club pada 12 September 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi pelanggan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara perusahaan dengan para pelanggan.
Direktur Utama INTA, Petrus Halim mengatakan, hubungan dengan pelanggan menjadi salah satu aspek yang terus diperkuat perusahaan melalui berbagai kegiatan engagement.
“Customer Golf Day 2026 merupakan salah satu bentuk apresiasi kami kepada pelanggan sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan yang telah terjalin. Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan pengalaman yang menyenangkan, memperluas komunikasi, serta semakin memperkuat sinergi antara INTA Group, Techking, dan para pelanggan,”
Menurut perusahaan, interaksi secara langsung dengan pelanggan juga menjadi kesempatan untuk memahami kebutuhan serta membangun hubungan bisnis dalam jangka panjang.
Strategi tersebut menjadi semakin relevan di tengah kondisi ekonomi yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan. INTA sebelumnya mencatat adanya sejumlah faktor pelemahan ekonomi yang memberikan tantangan terhadap kinerja pada 2026.
Meski demikian, perusahaan tetap berupaya memaksimalkan berbagai strategi hingga akhir tahun, termasuk menjaga hubungan dengan pelanggan dan mengembangkan kerja sama yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis.
Dari sisi kinerja keuangan, INTA mencatat pendapatan konsolidasian sebesar Rp966,92 miliar pada 2025. Angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan Rp954,68 miliar pada 2024.
Sementara itu, rugi bersih perusahaan pada 2025 tercatat Rp81,09 miliar, membaik dibandingkan rugi Rp117,84 miliar pada 2024.
Perbaikan rugi tersebut antara lain dikaitkan dengan efisiensi operasional, penguatan tata kelola, optimalisasi portofolio, serta pengembangan segmen pertumbuhan jangka panjang.
Dengan kondisi tersebut, penguatan hubungan pelanggan menjadi salah satu bagian dari upaya INTA menjaga kesinambungan bisnis. Perusahaan tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga membangun komunikasi dan sinergi yang diharapkan dapat berkembang menjadi kemitraan jangka panjang.