Suara.com - Kiper keturunan Jepang-Jawa, Ryu Nugraha memutuskan pensiun alias gantung sarung tangan.
Ironisnya, Ryu memutuskan pensiun dari Liga Jepang dengan usia yang masih sangat muda yakni 24 tahun.
Kabar pensiun dini tersebut diketahui melalui laman resmi klubnya, AC Nagaro Parceiro.
"Saya telah memutuskan untuk pensiun setelah musim ini," ungkap Ryu Nugraha dilansir Suara.com, Rabu (4/12/2024).
Dia memaparkan, sebagai pemain profesional selama enam tahun, dinilai sebagai pengalaman seumur hidup yang tak terlupakan.
Bagi Ryu, bisa bekerja di lingkungan yang mempertaruhkan kerasnya dan kemampuan dunia profesional membuatnya bahagia.
"Saya berterima kasih kepada AC Nagano Parceiro karena telah menyambut saya ke dunia profesional, dan kepada Fukui United FC dan BTOP Hokkaido yang telah memberi saya panggung untuk berprestasi," paparnya.
"Saya akan melakukan yang terbaik di tahap berikutnya juga! Terima kasih kepada semua penggemar dan pendukung!," jelas dia.
Selama berkarir di Jepang, Ryu Nugraha di kontrak AC Nagano Parceiro (J3) . Tetapi untuk menambah jam terbangnya, Ryu pernah dipinjamkan ke beberapa klub di divisi bawah Jepang.
Baca Juga: Kalender Jawa Weton Desember 2024 Lengkap, Cek Hari Baikmu di Sini
Diantaranya Fukui United & BTOP Hokkaido. Namun sayangnya, bersama dengan AC Nagano, Ryu belum pernah memainkan laga resmi sekalipun.
Ryu Nugraha, kiper Indonesia kelahiran Chikuma, Nagano, pada 6 April 2000 (24 tahun), berusia 23 tahun dan memiliki tinggi 1,83 m, saat ini bermain untuk Nagano Parceiro.
Bergabung sejak 1 Februari 2019, Ryu Nugraha belum mendapat kesempatan bermain untuk timnya.
Dia lebih banyak dipinjamkan yakni ke Fukui United dan BTOP Hokkaido. Kontraknya sendiri baru akan berakhir pada Januari 2025.
Ryu, yang dominan dengan kaki kanan, memulai karier dari Nagano Parceiro High School (2019-2020), kemudian bermain untuk Fukui United (2020-2022), BTOP Hokkaido (2022-2023), sebelum kembali ke Nagano Parceiro pada 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026