Suara.com - Arema FC harus taklk 2-3 saat dijamu Persebaya Surabaya dalam pekan ke-13 BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (7/12/2024).
Dalam laga itu, gol tuan rumah dicetak oleh Flavio Silva di menit ke-17 dan 90+6, Malik Risaldi di menit ke-21.
Sementara gol tim tamu tercipta melalui gol bunuh diri pemain Persebaya, Slavko Damjanovic ke-44 dan penalti Wiliam Moreira, menit ke-83.
Pasukan Singo Edan sendiri berpeluang membawa poin. Namun, Anwar Rifai menjatuhkan Malik Risaldi di kotka penalti jelang laga bubar,.
Flavio Silva yang ditunjuk sebagai algojo sukses melepaskan sepakan ke pojok kanan.
Pelatih Arema FC Joel Cornelli menyatakan kesalahan individu pemain menjadi penyebab kekalahan timnya saat melawan Persebaya Surabaya
"Kami (berusaha) menyamakan gol 2-2. Saya pikir itu yang paling tepat, hasil seri akan menjadi skor yang lebih tepat, tetapi sayangnya ketika ada kesalahan individu maka kalah dalam permainan," ujar Cornelli.
Selain itu, pelatih asal Brasil itu menganggap gol dari titik putih di menit akhir merupakan hukuman yang berat bagi timnya, karena pada babak kedua anak asuhnya sudah membangun permainan yang baik.
"Kami berusaha membangunnya untuk memenangkan pertandingan, karena kami memiliki satu pemain lebih banyak dan sayangnya ya, kami membuat satu pilihan yang buruk dalam umpan dan setelah itu satu pilihan yang buruk juga di dalam kotak penalti dan itu adalah hukuman yang berat bagi kami hari ini," paparnya.
Baca Juga: Rizky Ridho Pemain Termahal, Media Jerman: Sambut Raja Baru
Bahkan, jika dilihat secara keseluruhan pertandingan, dirinya merasa yakin jika Arema FC yang pantas memenangkan pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 itu.
"Tim kami bermain baik, tim kami mencoba bermain baik sepanjang waktu dan mencoba mengendalikan permainan. Tapi kami bermain imbang di akhir dan saya ulangi, jika ada satu tim yang harus menang, itu seharusnya kami. Tentu saja lawan mencoba mengendalikan skor, tetapi kami pantas menang di akhir dan saya pikir hasil imbang akan menjadi skor yang lebih tepat untuk pertandingan ini," ujarnya.
Namun, dirinya tetap mengapresiasi semua kerja keras anak asuhnya yang berusaha untuk dapat memenangkan laga derbi Jawa Timur tersebut.
"Tetapi saya puas dengan perjuangan klub dan kami akan fokus menghadapi pertandingan berikutnya sekarang," tuturnya. [ANTARA[
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas