Suara.com - Pelatih Timnas Shin Tae-yong, memprioritaskan pengembangan bakat para pemain muda dalam gelaran Piala AFF 2024. Tidak ada target juara Piala AFF 2024.
Dengan membawa skuad yang didominasi pemain U-22, Shin Tae-yong menegaskan bahwa target utama kali ini adalah memberikan pengalaman bertanding yang berharga.
Timnas Indonesia bertolak ke Yangon dengan kekuatan 24 pemain.
Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya belum memiliki caps di tim senior, menjadikan turnamen ini sebagai kesempatan emas untuk mencatatkan debut mereka.
Shin Tae-yong menekankan bahwa hasil bukan menjadi prioritas utama.
Fokus utamanya adalah membentuk fondasi yang kuat untuk masa depan, terutama dalam menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games 2025.
"Target kompetisi ini saya ingin para pemain mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin dari sini dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Setahap demi tahap, kami bisa menuju arah yang baik dan meraih prestasi," kata Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong melihat Piala AFF 2024 sebagai sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kualitas individu dan kolektif pemain muda di bawah asuhannya.
Partai pertama Indonesia di Grup B melawan Myanmar pada Senin (9/12) akan menjadi ujian awal.
Baca Juga: Peta Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 Tanpa Ivar Jenner dan Justin Hubner
Selain Myanmar, Indonesia juga dijadwalkan bertemu Laos, Vietnam, dan Filipina dalam fase grup.
Dengan memilih pemain muda, ia ingin memberikan mereka panggung untuk beradaptasi dengan atmosfer pertandingan internasional.
Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal penting untuk menghadapi turnamen yang lebih besar di tahun-tahun mendatang.
Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan tersebut tetap mewaspadai kualitas lawan, terutama karena sebagian besar tim di Grup B membawa pemain senior yang lebih matang.
Hal ini tidak menyurutkan keyakinannya bahwa tim muda Timnas Indonesia mampu bersaing jika mereka menunjukkan potensi terbaiknya.
"Pihak lawan punya kualitas yang baik," kata Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong juga menegaskan pentingnya pendekatan bertahap dalam membangun tim.
Shin Tae-yong yakin bahwa melalui pengalaman bertanding secara konsisten, para pemain muda dapat berkembang menjadi tulang punggung timnas di masa depan.
Turnamen Piala AFF 2024 akan menjadi pembuka perjalanan panjang bagi para pemain muda ini. Dengan persiapan matang, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur