Suara.com - Calvin Verdonk, bek andalan Timnas Indonesia, mengungkapkan keinginannya yang besar untuk mencicipi atmosfer kompetisi La Liga Spanyol, liga yang diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Di usia 27 tahun, pemain NEC Nijmegen ini berada di puncak karier, tetapi langkah untuk mewujudkan ambisi tersebut tidaklah mudah.
Dalam sebuah wawancara bersama Thom Haye di kanal Youtube The Haye Way, Verdonk membahas pandangannya tentang La Liga sebagai tantangan yang ingin ia taklukkan.
Liga yang penuh dengan teknik dan taktik ini dianggap sebagai medan yang cocok untuk menguji kemampuan dirinya di level yang lebih tinggi.
Di sisi lain, ia menyadari bahwa peluangnya untuk berlaga di Premier League mungkin sulit terwujud, mengingat standar fisik dan intensitas yang sangat tinggi di sana.
Pemain keturunan Aceh ini tampil impresif di Eredivisie, menjadikannya salah satu bek terbaik musim ini.
Statistik membuktikan bahwa performanya konsisten, menjadikannya pilar penting di lini belakang NEC Nijmegen.
Namun, mempertimbangkan kontraknya yang masih panjang dan usianya yang mendekati tiga dekade, pertanyaan muncul tentang apakah peluang bermain di Spanyol benar-benar realistis.
“Saya selalu memimpikan La Liga. Itu adalah liga yang saya ingin coba karena saya ingin tahu apakah saya bisa mengatasi level tersebut,” kata Verdonk.
Calvin Verdonk juga menyebutkan target jangka pendek yang lebih konkret, yaitu membantu Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Tanda-tanda Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia
Sebagai salah satu pemain inti skuad Garuda, ia memegang peran krusial dalam perjuangan tim di babak kualifikasi zona Asia.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ketiga Grup C, dan Calvin Verdonk menyatakan komitmennya untuk membawa tim mencapai prestasi yang diidamkan bangsa.
Meski optimisme terus ia tunjukkan, langkah besar menuju La Liga masih penuh tantangan.
Sejauh ini, karier Verdonk sebagian besar berada di Eredivisie, dan menarik perhatian klub-klub besar di Spanyol tentu bukan hal mudah.
Momentum yang tepat dan performa luar biasa diperlukan jika ia ingin mewujudkan mimpinya bermain di salah satu liga terbaik dunia.
Dengan kontraknya bersama NEC Nijmegen yang masih berlaku hingga empat tahun ke depan, Calvin Verdonk harus menimbang langkah kariernya dengan bijak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta