Suara.com - Girona tengah mempersiapkan taktik agresif untuk menghadapi Liverpool dalam pertandingan terakhir fase grup Liga Champions 2024/2025.
Klub asal Catalunya ini akan menjamu Liverpool di Estadi Municipal de Montilivi pada Rabu (11/12/2024) dini hari WIB.
Meski posisi Girona di klasemen cukup sulit, mereka bertekad memberikan perlawanan maksimal kepada tim tamu.
Hingga Matchday 6, Girona baru meraih satu kemenangan dan empat kekalahan, menempatkan mereka di posisi juru kunci dengan tiga poin.
Meski secara matematis masih ada peluang untuk lolos, jalan mereka sangat berat. Selain harus mengalahkan Liverpool, yang sejauh ini tampil sempurna, Girona juga masih akan menghadapi AC Milan dan Arsenal.
Liverpool sendiri sudah memastikan tempat di babak 16 besar sebagai juara grup, namun Girona tetap harus waspada karena tim asuhan Jürgen Klopp dikenal tidak pernah mengendurkan permainan meskipun sudah memastikan kelolosan.
Gelandang Girona, Oriol Romeu, mengungkapkan strategi timnya untuk menjegal langkah Liverpool. Menurut Romeu, Girona harus tampil berani dan agresif untuk membuat Liverpool tidak nyaman sepanjang pertandingan.
"Ini adalah pertandingan bersejarah dan unik, tapi kami menghadapinya dengan hasrat untuk menang. Kami tahu akan ada atmosfer spesial, jadi kami akan berusaha maksimal sejak menit pertama dan mengejar kemenangan," kata Romeu dikutip dari laman resmi UEFA.
Dia juga menambahkan, "Liverpool adalah tim yang sangat dinamis, yang telah saya amati selama bertahun-tahun. Ini akan sangat sulit. Kami harus bikin mereka tak nyaman dan bikin mereka lelah."
Baca Juga: Arti Pose 6 Jari Pep Guardiola ke Fans Liverpool
Pelatih Girona, Michel, memperkuat pernyataan Romeu dengan menegaskan bahwa timnya akan memanfaatkan atmosfer stadion sebagai senjata tambahan. Ia ingin para pemain tampil agresif, baik dalam penguasaan bola maupun saat bertahan.
"Saya ingin kami agresif dengan dan tanpa bola, punya prinsip untuk memulihkan penguasaan secepat mungkin. Kami ingin bikin kerumunan penonton antusias sejak menit pertama," ujar Michel.
Atmosfer di Estadi Municipal de Montilivi memang menjadi salah satu faktor yang diandalkan Girona. Dukungan penuh dari suporter diharapkan mampu memberikan suntikan semangat kepada para pemain untuk tampil lebih percaya diri menghadapi raksasa Premier League.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Puji Harry Kane, Declan Rice: Ketajamannya di Piala Dunia Tak Terelakkan!
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman