Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah resmi menunjuk mantan asisten Ange Postecoglou, Peter CKlamovski, untuk menangani Timnas Malaysia untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2027.
Keputusan menunjuk Peter Cklamovski ini disampaikan secara resmi oleh FAM pada Senin (16/12/2024). Dia bakal menggantikan pelatih interim Timnas Malaysia, Pau Marti, yang hanya bertugas sampai Piala AFF 2024.
''Eks manajer FC Tokyo, Peter Cklamovski, yang berasal dari Australia, ditunjuk menjalankan tugas tersebut, untuk memastikan skuad 'Harimau Malaya' bisa bersaing lebih baik di kancah internasional, mulai dari Kualifikasi Piala Asia 2027 pada Maret 2025 mendatang,'' bunyi pernyataan resmi FAM.
Peter Cklamovsko memang memiliki segudang pengalaman yang berharga untuk membantu Harimau Malaya meraih prestasi terbaik di Kualifikasi Piala Asia 2027. Lantas, bagaimana kiprah dan rekam jejak pelatih asal Australia ini?
Profil Peter Cklamovski
Peter Cklamovski memang memiliki rekam jejak yang mumpuni di dunia racik strategi. Namanya melejit saat membantu Ange Postecoglou saat mengasuh Timnas Australia. Sejak saat itu, kiprahnya jadi melejit.
Pelatih kelahiran Sydney, 16 Oktober 2024, ini mengawali karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih di klub asal Yunani Panachaiki G.E. pada 2008. Memang, dia awalnya lebih fokus bekerja sebagai pelatih fisik.
Pekerjaan itu juga dijalaninya saat menjadi pelatih Perth Glory (2009-2010), Adelaide United (2011-2012), hingga Melbourne Victory (2012-2014). Bersama klub yang terakhir ini, dia mulai bertugas bersama Ange Postecoglou.
Dia juga ikut ditarik Ange Postecoglou ketika dia ditunjuk menjadi pelatih Timnas Australia pada 2014. Salah satu kesuksesan yang paling diingat ialah ketika mereka berhasil membawa Socceroos menjuarai Piala Asia 2015.
Ketika itu, Timnas Australia berhasil melaju hingga partai final dan mengalahkan Timnas Korea Selatan di babak puncak. Saat itu, mereka menang 1-0 lewat gol tunggal James Troisi pada babak tambahan waktu.
Baca Juga: Malaysia Umumkan Eks Asisten Ange Postecoglou sebagai Pelatih Baru
Semenjak itu, Peter Cklamovski mulai mendapatkan kepercayaan penuh, mulai dari menjadi pelatih Timnas Australia U-17 pada 2017, lalu kembali jadi asisten pelatih Ange Postecoglou saat bekerja untuk Yokohama F Marinos.
Lagi-lagi, mereka sukses membawa tim asuhannya meraih gelar juara tepatnya, J1 League 2019. Kerja samanya berakhir ketika Cklamovski dapat pekerjaan sebagai pelatih kepala Shimizu S-Pulse pada 2020.
Baru setelah itu, dia berpindah mengasuh Montedio Yamagata (2021-2023) dan FC Tokyo (2023-2024). Kini, Peter Cklamovski memulai kiprahnya sebagai pelatih kepala tim nasional untuk pertama kali dalam kariernya.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Malaysia Umumkan Eks Asisten Ange Postecoglou sebagai Pelatih Baru
-
Tunjuk Pelatih Baru, Malaysia Langsung Target Ranking 100 Besar FIFA
-
Rusuh usai Laga Piala AFF 2024! Suporter Baku Hantam, Satu Masuk Rumah Sakit
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia 2027: Vietnam dan Malaysia Satu Grup, Thailand Bisa Lolos Mudah
-
Tak Bisa Menang Lawan Kamboja, Striker Naturalisasi Malaysia: Imbang Sama Saja Kalah
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman
-
Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya
-
Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!