Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan tiga poin menjadi target yang ingin diraih pada pertandingan pekan ke-16 BRI Liga 1 2024/2025 menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (22/12/2024) malam.
Menurut Bojan Hodak, jelang pertandingan tersebut anak asuhnya memiliki waktu persiapan yang kurang ideal.
Lantaran, hanya ada jeda tiga hari setelah laga tandang menghadapi Barito Putera di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (18/12/2024).
"Satu pertandingan lagi dengan jeda yang pendek, mungkin kedua tim tidak bisa menampilkan kualitas terbaiknya karena kelelahan. Ini normal ketika harus memainkan pertandingan setiap 4-5 hari," kata Bojan Hodak saat konferensi pers menjelang pertandingan.
Meski waktu persiapan skuat Maung Bandung cukup singkat, namun pada pertandingan pekan ke-16 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 kemenangan menjadi target yang ingin diraih.
Pasalnya, Persib ingin menjaga posisi di papan atas klasemen dan menempel Persebaya Surabaya yang sementara ini berada di puncak klasemen. Skuat Maung Bandung sendiri mengisi posisi kedua.
Selain itu, Persib juga ingin melanjutkan tren positif tidak terkalahkan di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Seperti diketahui, hingga memasuki pekan ke-15 skuat Maung Bandung menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan.
"Tapi yang terpenting bagi kami adalah harus mendapatkan hasil yang positif, mendapat tiga poin sehingga kami bisa terus menempel Persebaya," ungkapnya.
Baca Juga: Pertahanan Persebaya Keropos, Pelatih Siapkan Alternatif untuk Redam Borneo
Bojan menyadari tidak mudah bagi skuat Maung Bandung untuk mengamankan poin penuh, pasalnya pelatih asal Kroasia ini menilai Persita merupakan tim yang berkualitas.
"Mereka (Persita) tim yang bagus, mereka hanya kebobolan beberapa gol saja dan berbahaya dalam serangan balik, mereka berbahaya di luar kandang, jadi ini akan jadi laga yang sulit. Saya hanya menginginkan hasil yang positif," tegasnya.
Pada pertandingan menghadapi Persita, Bojan sudah memiliki daftar pemain yang bakal diturunkan.
Menurutnya, tidak banyak rotasi pemain yang akan tampil pada pekan ke-16 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Meski begitu, Bojan akan kembali memantau kondisi dan kesiapan anak asuhnya hingga menjelang pertandingan.
"Tidak akan ada banyak rotasi karena kami ada beberapa pemain yang tidak fit sehingga itu alasannya kami tidak bisa melakukan terlalu banyak rotasi. Tetapi mungkin akan ada," ujarnya.
"Saya melihat bagaimana mereka di latihan baru akan mengambil keputusan. Tapi tidak akan ada banyak rotasi," tegas Bojan.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu
-
Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega
-
Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026
-
Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK
-
BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta
-
Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir
-
Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?
-
Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban
-
Debut Jepang! izna Rayakan Self Love dan Individualitas di Lagu Dumb Hot
-
Komnas HAM Ungkap Biang Karhutla yang Terus Berulang