Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 membuat pelatih Shin Tae-yong banyak mendapatkan kritik tajam dari sejumlah pihak.
Salah satu media Korsel juga menyoroti kegagalan pasukan Garuda di Piala AFF 2024. Menurut media asing itu, kini Shin Tae-yong berharap ada keberuntungan untuknya di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mengutip ulasan dari Hankooki.com seperti dilansir Suara.com, Senin (23/12), Shin Tae-yong akan mengharapkan Dewi Fortuna berpihak kepada Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Kualifikasi Piala Dunia semoga beruntung. Piala Asia Tenggara malah tersingkir. Petualangan aneh Shin Tae-yong di Indonesia," tulis judul pemberitaan media Korsel itu.
Menurut Hankooki, kekalahan dari Filipina pada matchday terakhir grup B Piala AFF 2024 sangat mengejutkan mengingat hasil bagus Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Namun Indonesia yang berjuang bagus di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 justru tampil lemah di Piala AFF 2024 hingga akhirnya tersingkir di babak fase grup,"
Marselino Ferdinan dkk gagal melangkah ke semifinal setelah alami kekalahan 0-1 dari Filipina di matchday keempat grup B pada akhir pekan lalu.
Kekalahan ini membuat pasukan Shin Tae-yong hanya berada di peringkat ketiga grup B di bawah Vietam dan Filipina. Vietnam dan Filipina, serta Thailand dan Singapura dari Grup A berhasil melaju ke babak semifinal Piala AFF 2024.
Terkait hasil ini, pengamat sepak bola senior Mohamad Kusnaeni atau kerap disapa Bung Kus, langkah pertama yang dilakukan Timnas Indonesia pasca kegagalan ini ialah evaluasi diri dan fokus pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Nilai Pasar Mees Hilgers Terjun Bebas, Gegara Bela Timnas Indonesia?
Bung Kus menegaskan bahwa pelatih dan pemain harus bisa belajar dari kegagalan di Piala AFF 2024. Ia juga meminta penggawa Garuda untuk segera bangkit serta berjuang di pertandingan lebih berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bung Kus tegaskan pasukan Merah Putih punya target lebih tinggi yakni Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret nanti.
"Lebih baik semua introspeksi dan belajar dari kegagalan ini," kata Bung Kus seperti dikutip dari Antara.
Bung Kus juga meminta semua pihak tidak lagi mencari-cari kambing hitam kegagalan Garuda di Piala AFF 2024. Terpenting ialah mempersiapkan diri lolos ke ajang internasional yang jauh prestisius yakni Piala Dunia.
"Tak ada gunanya menyalahkan wasit yang beberapa keputusannya kurang akurat," ujar pengamat senior tersebut.
Lebih lanjut dia membeberkan, Shin Tae-yong (STY) harus menaruh perhatian lebih untuk lini depan timnas.
Sebab, sudah berbagai perubahan dengan pergantian pemain dibuat oleh pelatih, tetapi para penyerang hingga saat ini masih kurang tajam dalam membobol gawang lawan.
Berita Terkait
-
Nilai Pasar Mees Hilgers Terjun Bebas, Gegara Bela Timnas Indonesia?
-
Timnas Indonesia Tersingkir, Ini Jadwal Semifinal Piala AFF 2024
-
Bos FC Copenhagen: Kevin Diks Sudah Kebelet Mau Keluar
-
Timnas Indonesia Terpuruk, Pratama Arhan Cetak Rekor Pribadi
-
Cahya Supriadi: Timnas Indonesia Main Bagus, Tapi Kurang Beruntung
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil