Suara.com - Pratama Arhan baru saja mencapai 50 caps bersama Timnas Indonesia saat dimainkan sebagai starter melawan Filipina pada Sabtu (21/12/2024) malam WIB.
Sayangnya, momen spesial itu tercoreng dengan kekalahan 0-1 dari Filipina yang menggagalkan langkah Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2024.
Arhan menjadi pemain pertama di era Shin Tae-yong yang mencapai 50 caps.
Pratama Arhan menjadi pemain pertama yang mencapai 50 caps di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.
Namun, Asnawi Mangkualam (47 caps), Witan Sulaeman (45 caps), dan Rizky Ridho (41 caps) berpeluang mengikuti pencapaian Arhan.
Pratama Arhan telah tampil dalam 50 laga bersama Timnas Indonesia, mengoleksi 3 gol, 9 assist, dan mengumpulkan 4 kartu kuning dalam 3.395 menit bermain.
Timnas Indonesia Gagal Total
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyayangkan kartu merah yang didapatkan Muhammad Ferarri setelah kapten tim Garuda itu diusir wasit pada menit ke-42 ketika kalah 0-1 dari Filipina.
Shin Tae-yong menegaskan kartu merah dari Ferarri membuat laga berjalan sulit, seperti halnya ketika Marselino Ferdinan mendapatkan kartu merah kala seri 3-3 melawan Laos.
Baca Juga: Miliano Jonathans ke FC Utrecht, Ole Romeny Gabung Leeds United?
"Ya, saya kecewa dengan kartu merah itu karena Marselino mendapatkan kartu merah saat menghadapi Laos dan itu membuat jalannya pertandingan jadi sulit," kata Shin pada jumpa pers pasca pertandingan.
Momen Ferarri mendapat kartu merah terjadi setelah Indonesia mulai menemukan sentuhan permainan terbaiknya pada tahap akhir babak pertama.
Shin menilai apabila Ferarri dapat menahan emosinya dan Indonesia tetap bermain dengan 11 pemain di lapangan, maka pertandingan akan berjalan lain.
Bukan tidak mungkin Indonesia akan keluar sebagai pemenang karena menurutnya tim asuhannya bisa mencetak dua sampai tiga gol.
"Jadi kita tidak bisa mencetak gol satu pun yang saya pikir bisa cetak dua sampai tiga gol sebelumnya, tapi disayangkan dapat kartu merah," ucap pelatih Korsel tersebut.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Miliano Jonathans ke FC Utrecht, Ole Romeny Gabung Leeds United?
-
Kala STY Ramai-ramai Dikritik usai Timnas Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2024
-
Geger Tagar 'STY Tanpa Diaspora Nol' Diduga Ulah Buzzer, Sekali Posting Dapat Bayaran Menggiurkan?
-
Tangan Kanan Shin Tae-yong: Apapun Bisa Terjadi...
-
3 Pemain yang Bikin Kecewa Shin Tae-yong usai Gagal Lolos Fase Grup Piala AFF 2024
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander
-
Bandar Lampung Berselimut Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Gunakan Masker
-
AHY Bicara Keras di HUT ke-25 Demokrat: TNI-Polri dan ASN Jangan Jadi Alat Politik
-
AHY Tiba-tiba Soroti Aparat Negara Jadi Antek-antek Politik