Suara.com - Timnas Indonesia alami hasil minor pada Piala AFF 2024. Pasukan Shin Tae-yong harus terhenti di babak fase grup setelah di matchday terakhir dikalahkan oleh Filipina.
Meski gagal menjadi juara Piala AFF tahun ini, ketua umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa target terbesar Timnas Indonsia ialah menciptakan sejarah dengan bermain di Piala Dunia.
Target itu bisa dikatakan cukup muluk, namun dengan kehadiran para pemain keturunan Indonesia yang berkompetisi di Eropa, bukan tidak mungkin bisa tercapai.
Banyaknya pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia menjadi sorotan media asing, namun kata Erick Thohir, para pemain ini punya akar kuat dengan Indonesia.
Program PSSI dengan melakukan naturalisasi pemain cukup terbukti dengan capaian di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Erick Thohir bilang bahwa timnas beruntung banyak masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri.
"Kami beruntung karena banyak masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri percaya pada program (naturalisasi) ini. Kami ingin lolos ke Piala Dunia," tegas Erick Thohir kepada Reuters seperti dilansir Suara.com dari Sponichi Annex, Selasa (24/12/2024).
"Kami ingin lolos ke Piala Dunia serta Olimpiade. Para pemain (keturunan) ingin kembali ke kampung halaman mereka karena kangen dengan ayah, ibu, kakek dan neneknya,"
"Oleh karena itu, kami menawarkan program ini dan membantu mereka mencapai mimpinya," sambung Thohir.
Erick Thohir juga mengatakan bahwa ia ingin membawa Timnas Indonesia bisa menembus ke peringkat 50 dunia pada tahun 2045.
Baca Juga: Jumlahnya Dipangkas Jadi 30, Daftar BUMN yang Akan Di-Merger Tahun Depan
"Kita (Timnas Indonesia) akan menduduki peringkat 50 dunia pada tahun 2045," kata Erick Thohir.
Lebih lanjut Erick Thohir mengatakan melihat populasi di Indonesia serta militansi suporter, pasukan Garuda bisa menembus ke sembilan besar di Asia.
"Meingat populasi dan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola, kita seharusnya berada di sembilan besar Asia," ungkap eks presiden Inter Milan itu.
"Saya ingin (Indonesia) berada di 50 besar dunia pada tahun 2045. Nilainya bisa mencapai 10.000 dolar dan saya yakin kualitas Timnas Indonesia akan terus meningkat," tambah Thohir.
Di posisi Timnas Indonesia pada peringkat 127 FIFA, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia berada di kisaran 5000 dolar.
"Kami disebut raksasa tidur. Makanya kita harus membuat program-program perbaikan dan dukungan pemerintah, swasta dan federasi itu sangat penting," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jumlahnya Dipangkas Jadi 30, Daftar BUMN yang Akan Di-Merger Tahun Depan
-
Erick Thohir: Timnas Indonesia Raksasa Tidur, Kami Incar 50 Besar Dunia
-
Statistik Menyedihkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Lini Depan Masih Bermasalah
-
Level Timnas Indonesia Drop saat Tak Andalkan Naturalisasi, PSSI Bicara Pentingnya Diaspora
-
Balas Cemoohan Suporter SC Heerenveen, Thom Haye: Lakukan Apa yang Menurutmu Benar
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Elkan Baggott Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia, Sumardji Bongkar Alasan John Herdman
-
Persib Bandung Tanpa Thom Haye saat Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Buka Suara
-
Bojan Hodak Ungkap Dua Pemain Borneo FC yang Perlu Diwaspadai
-
Ryo Matsumura Bersinar, Bhayangkara FC Siap Permanenkan dari Persija Jakarta
-
Persija Pincang Lawan Dewa United, Mauricio Souza Tetap Percaya Diri
-
Misi Dewa United Saat Hadapi Persija Jakarta Tidak Main-main
-
Duel Borneo FC vs Persib Bandung Tak Menarik untuk Pelatih Persija Jakarta
-
Sosok Asal Inggris Resmi Gabung Timnas Indonesia
-
Persiapan Ideal,Fabio Lefundes Pastikan Borneo FC Siap Hadapi Persib Bandung
-
Federico Barba Sebut Borneo FC Berada di Bawah Tekanan