Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut bahwa Timnas Indonesia adalah raksasa sepak bola yang sedang tertidur. Oleh sebab itu PSSI saat ini sedang berusaha membangunkannya.
Erick mengatakan Timnas Indonesia seharusnya ada pada posisi 10 besar Asia.
Hal ini dikarenakan luas wilayah dan kegilaan masyarakat Tanah Air terhadap sepak bola.
Erick menyebut saat ini masih butuh waktu membangun kembali sepak bola Tanah Air. Ada beberapa program yang sudah disiapkan oleh PSSI.
"Indonesia seharusnya masuk dalam sembilan besar di Asia, dengan jumlah penduduk dan semangat sepak bola dari seluruh rakyat Indonesia. Namun tentu saja butuh waktu," kata Erick Thohir kepada Reuters dilansir, Selasa (24/12/2024).
"Kami ingin masuk dalam 50 besar dunia pada tahun 2045," sambung mantan presiden Inter Milan tersebut.
Erick mengatakan pembenahan sepak bola saat ini butuh dukungan banyak pihak.
Ia bersyukur beberapa mau memberikan suport demi kemajuan sepak bola Tanah Air.
"Banyak orang mengatakan bahwa kita ini raksasa yang sedang tidur, oleh karena itu kita harus membuat program agar bisa menjadi lebih baik," katanya.
Baca Juga: Statistik Menyedihkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Lini Depan Masih Bermasalah
"Dukungan pemerintah sangat penting, sektor swasta sangat penting, dan juga federasi," sambung lelaki yang juga menteri BUMN tersebut.
Timnas Indonesia saat ini bisa dibilang sedang naik daun.
Skuad Garuda sedang bersaing menuju Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Australia dan Bahrain di ajang ronde tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Terdekat, akan menghadapi Australia dan Bahrain dalam lanjutan Grup C
Skuad Garuda akan tandang terlebih dahulu ke markas Australia pada 20 Maret.
Baru setelah itu menjamu Bahrain lima hari berikutnya kemungkinan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Timnas Indonesia butuh poin sebanyak-banyaknya untuk menjaga asa lolos ke fase selanjutnya.
Meski berat, tim Merah Putih punya kans lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Cantik Saja Tak Cukup: Tren Baru Ini Bikin Rumah Makin Estetik Sekaligus Super Aman
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026
-
Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus