Suara.com - Pratama Arhan resmi meninggalkan klub Liga Korsel, Suwon FC.
Bek berusia 23 tahun itu dilepas bersama sejumlah pemain lain yang diunggah melalui akun Instagram resmi klub, Rabu (1/1/2025).
Sejak awal dikontrak, pemain 23 tahun ini hanya tampildalam dua pertandingan bersama Suwon FC di K League 1.
Ironisnya, meski mencatakan empat menit bermain, namun eks bek PSIS Semarang itu sudah mendapatkan satu kartu merah.
Entah kebetulan atau tidak, saat pengumuman dilepas Suwon FC, Arhan juga mengunggah sebuah video di Insta Story @pratamaarhan8.
Adalah video perjalanan Timnas Indonesia seluruh usia termasuk Timnas Putri Indonesia sepanjang tahun 2024 yang sebelumnya diunggah akun @timnasindonesia.
Video itu sukses membuat warganet terharu atas perjuangan skuad Garuda sepanjang tahun lalu.
"Lihat ini sumpah, terharu banget, rasanya pingin nangis, terimakasih untuk timnas Indonesia yang telah berjuang keras," tulis @ianok****.
"Terharu semoga tahun 2025 kita semuaaaaa jadi saksi sejarah indonesia lolos pildun 2026," timpal @dinaa***.
Baca Juga: Tinggalkan Suwon FC, Statistik Pratama Arhan Bikin Warganet Miris: Dark System!
"2025 kita akan melihat Indonesia lolos pildun amin," timpal @anant****.
Di sisi lain, kendati jarang mendapatkan kesempatan dari Suwon FC, beruntung Pratama Arhan masih dipercaya oleh Shin Tae-yong ke timnas Indonesia.
Nyatanya Pratama Arhan masih mendapatkan panggilan dan diberikan menit bermain dalam beberapa laga timnas Indonesia terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?